MA Tolak PK, Vonis Korupsi Selter Tsunami Lombok Tetap Berlaku
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Ilustrasi sejumlah warga berjalan menembus banjir yang melanda Desa Pasi Leuhan, di Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Rabu (10/10). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), tingginya intensitas hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir di Provinsi Aceh mengakibatkan ratusan rumah warga terendam banjir di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Tamiang, Bireun, Nagan Raya, Aceh Selatan dan Kabupaten Aceh Barat Daya./ANTARA FOTO-Syifa Yulinnas
Harianjogja.com, KENDARI--Komisi VIII DPR RI menggelontorkan bantuan senilai Rp4.248.065.850,00 bagi korban bencana banjir di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara, Minggu (23/6/2019).
Bantuan diserahkan saat kunjungan kerja spesifik bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo, Gubernur Sultra Ali Mazi, dan Danrem 143 Haluoleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto.
Ketua komisi VIII DPR Ali Taher Parasong bersama anggotanya menyerahkan bantuan untuk Kabupaten Konawe Utara senilai Rp2.069.475.000,00, sedangkan Kabupaten Konawe senilai Rp2.178.590.850,00 diterima .
"Komisi VIII sesuai kapasitas yang dimiliki siap membantu saudara-saudara yang terdampak banjir di Sultra. Komisi VIII DPR adalah mitra BNPB yang antara lain mengurusi warga negara yang terdampak bencana," kata Ali Tahir.
Kepala BNPB Letnan Jendral Doni Monardo mengatakan pemerintah pusat, TNI, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas dan semua pihak bahu-membahu membantu korban bencana.
"Hal yang mendesak dilakukan adalah rehabilitasi dan rekonstruksi sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana banjir," kata Doni.
Pasca bencana harus dipastikan anak-anak memperoleh layanan pendidikan, warga korban bencana mendapat pelayanan kesehatan dan logistik cukup.
Gubernur Sultra Ali Mazi mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan semua pihak yang membantu meringankan beban warga Sultra yang menjadi korban bencana.
"Di Sultra akhir-akhir dilanda bencana alam banjir dan bencana sosial. Bencana banjir melanda Kabupaten Konawe Utara, Konawe, Kolaka Timur, dan Konawe Selatan, sedangkan bencana sosial terjadi di Kabupaten Buton," kata Ali Mazi.
Danrems 143 Haluoleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto mengatakan bahwa TNI, Polri, BNPB, BPBD, Basarnas, dan sukarelawan bahu-membantu warga yang terdampak bencana.
"TNI tidak akan meninggalkan rakyat dalam ketidakpastian. Prajurit TNI setia setiap saat dibutuhkan untuk kepentingan rakyat," katanya.
Rombongan komisi VIII DPR RI, Kepala BNPB RI Letnan Jenderal Doni Monardo, Gubernur Sultra Ali Mazi, Danrem 143 Haluoleo Kolonel Inf. Yustinus Nono Yulianto, dan Dandim 1417 Kendari Letkol Inf. Lutvi Haris Fajar Wijaya dengan menumpang dua helikopter mengunjungi warga korban banjir di tenda pengungsian di Kabupaten Konawe Utara dan Kabupaten Konawe.
Kedatangan rombongan Komisi VIII DPR RI dan Kepala BNPB RI diterima Bupati Konawe Utara Ruksamin, sedangkan di Kabupaten Konawe diterima Bupati Kery Saiful Konggoasa dan Wakil Bupati Gusli Topan Sabara.
Bupati Konawe Utara Ruksamin mengatakan bahwa warga korban bencana banjir membutuhkan bantuan perumahan, logistik, alat rumah tangga, serta infrastruktur jalan, jembatan, dan pertanian/perkebunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.