New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Petugas kepolisian menggendong warga korban tsunami yang berasal dari Pulau Sebesi dan Sebuku Lampung Selatan setibanya di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Rabu (26/12/2018)./Antara-Ardiansyah
Harianjogja.com, LAMPUNG SELATAN- Salah seorang warga Lampung, Neneng Ariah tak hanya menjadi korban tsunami Selat sunda, harta bendanya juga turut dijarah maling.
Neneng Ariah, pekerja pembenihan udang di Desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, menangis ketika melihat barang-barangnya yang berada di mes khusus pegawai telah hilang.
Hilangnya barang-barang seperti kompor gas, lemari, meja, dan uang tunai sebesar Rp500.000 tersebut bukan karena hanyut terbawa arus tsunami, melainkan dijarah oleh orang.
"Barang-barang saya banyak hilang, pada diambil pencuri," kata Neneng Ariah sambil mengusap air matanya menggunakan kerudungnya, Sabtu (29/12/2018).
Ia menjelaskan, sehari pascatsunami, yakni Minggu (23/12/2018), dirinya melihat barang-barangnya masih berada di kamar mesnya. Saat mengungsi di pegunungan selama satu minggu, kemudian dia melihat isi mesnya sudah kosong tak tersisa.
"Pertama kali saya lihat, setelah kejadian itu masih ada, kan mes saya tak seberapa parah karena tertahan oleh bangunan. Kemudian saya disuruh mengungsi, pas saya pulang sekarang ini barang saya sudah tidak ada. Mau saya tidak usah seperti itulah, masak mengambil barang orang yang terkena bencana," kata dia seperti diberitakan Antara.
Ia menambahkan, dirinya pernah memergoki seseorang berpakaian bebas sambil berjalan cepat ke arah luar. Dirinya menduga seseorang telah menjarah barang-barang miliknya.
"Saya panggil-panggil, malah jalan saja cepat-cepat. Saya curiga ke orang itu," kata dia menerangkan.
Neneng turun gunung dari tempat pengungsian ditemani oleh suaminya, Fauzi Hasan. Ia mendatangi mesnya berniat untuk mengecek keadaan di dalam mes, sambil melihat barang-barangnya.
Namun, ketika masuk kes mes, dirinya kaget karena barang dan perabotan miliknya telah hilang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Geely menargetkan penjualan 50-60 unit per bulan di DIY meski ekonomi lesu. Dealer baru dibuka di Jl. Magelang KM 9,5.
PSS Sleman kebobolan tujuh gol dari tiga laga Super League. Pieter Huistra mengakui catatan itu terlalu banyak dan harus diperbaiki.
Menkes Budi Gunadi Sadikin membahas kondisi keuangan BPJS Kesehatan, suntikan Rp20 triliun, hingga kualitas layanan rumah sakit.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.