Rumah Duka Guruh Soekarnoputra Dipadati Pelayat dan Karangan Bunga
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Kondisi Mapolsek Ciracas ketika diserang sejumlah massa./Ist via Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA- Otoritas TNI membantah mengerahkan massa untuk menyerang Polsek Ciracas, Jakarta Timur.
Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, dibakar oleh sekelompok orang tak dikenal pada Selasa (11/12/2018) malam sekitar pukul 24.00 WIB. Aksi pembakaran markas polisi itu terjadi satu hari setelah anggota TNI dikeroyok sejumlah juru parkir di depan Toko Arundina, Ciracas, Jakarta Timur.
Kapendam Jaya, Kolonel Inf Kristomei Sianturi membantah terjadi pengerahan masa untuk membakar Mapolsek Ciracas. Ini disampaikan Kristomei saat ikut menyaksikan rilis penangkapan lima pelaku pengeroyokan anggota TNI di Polda Metro Jaya, Jumat (14/12/2018).
"Kalau pengerahan massa tidak ada [dari TNI]. Kalau pengerahan ada yang gerakan itu nggak ada," kata Kristomei.
Menurut Kristomei, publik tidak bisa menduga kelompok TNI yang merusak dan membakar Mapolsek Ciracas. Meski sekelompok massa tersebut berperawakan laiknya anggota TNI, badan tegap dan rambut cepak.
"Jadi sekarang kita tidak bisa duga cepak, tegap, kotak-kotak tentara, belum tentu juga kan. Itu komando? Belum tentu juga kan," jelasnya.
"Jadi dalam situasi gelap, malam, gambar gak jelas jangan sampai tuduh orang dan salah tangkap," tambah Kristomei.
Untuk diketahui, pembakaran Polsek Ciracas diduga dilakukan sekelompok massa yang jumlahnya diperkirakan lebih dari 100 orang. Diduga, aksi pembakaran Polsek Ciracas itu adalah buntut dari pengeroyokan terhadap seorang aparat di kawasan Cibubur, Senin (10/12/2018) yang tengah ditangani Polsek Ciracas.
Usai pengeroyokan itu sekelompok orang mendatangi Polsek Ciracas guna memastikan warga yang terlibat pengeroyokan tersebut menjalani penahanan atau tidak. Namun mendadak, sekelompok massa tersebut merusak markas Polsek Ciracas dan sejumlah kendaraan operasional kepolisian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Kesehatan ginjal anak perlu dijaga sejak dini. Simak tujuh cara merawat ginjal anak untuk membantu mencegah masalah kesehatan di kemudian hari.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.