Advertisement
Pembangunan Palu Baru Butuh Dana Rp6 Triliun
Sejumlah personel Tim SAR menggali reruntuhan bangunan dan rumah untuk menemukan korban di lokasi likuifaksi Balaroa Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (11/10). Memasuki hari ke-14 pascagempa, tsunami dan likuifaksi di Palu, Donggala, dan Sigi, pemerintah menghentikan proses evakuasi korban, sedangkan tanggap darurat diperpanjang hingga dua pekan kedepan - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono memperkirakan pembangunan kembali Kota Palu (Sulawesi Tengah) setelah gempa bumi yang melanda wilayah tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp5 triliun-Rp6 triliun.
Basuki menyatakan alokasi anggaran pembangunan Kota Palu Baru tersebut menunggu rencana induk (masterplan) yang akan disusun dan diharapkan selesai pada akhir 2018.
Advertisement
Basuki mengatakan pembangunan Kota Palu yang baru tersebut dipertimbangkan dilakukan di wilayah yang dekat dengan Kota Palu yaitu Duyu, Tondo, dan Pembewe.
Menurutnya, pembangunan Kota Palu tidak mungkin lagi dibangun di wilayah lama karena adanya potensi gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. "Sehingga sudah tidak mungkin dibangun di tempat semula," katanya.
BACA JUGA
Basuki mengatakan pemerintah ingin membangun Palu yang baru. Dengan demikian, pemerintah membutuhkan rencana induk pembangunan yang baru yang mengadopsi pengalaman gempa yang ada.
"Sementara itu, karena tidak mungkin membangun di tempat yang lama, kita bikin huntara, hunian sementara, itu pun lokasinya, yang baru memastikan lokasi untuk huntara baru di kota Palu. (Untuk) Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi baru mau memastikan hari-hari ini," kata Basuki.
Basuki mengatakan pembangunan Kota Palu di wilayah baru itu akan dimulai pada 2019 dan selesai pada 2020 sesuai rencana induk yang akan disusun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- UGM dan DPKP Sepakat Melatih 585 Peternak Kambing dan Domba DIY
- Skema Kerja Fleksibel Disiapkan Pemerintah untuk Tekan Konsumsi Energi
- Komisi A DPRD DIY Fokus Perkuat Upaya Turunkan Stunting di Yogyakarta
- Listrik Padam Total Tekanan AS ke Kuba Makin Kencang
- Pasar Ramadan Bantul Jadi Magnet Warga Saat Jelang Buka Puasa
- Serangan Iran Ganggu Pasokan Harga Minyak Melonjak Lagi
- 3 Titik Wisata di Gunungkidul Ini Diprediksi Paling Padat Saat Lebaran
Advertisement
Advertisement








