Advertisement
Ledakan Gas di Nigeria Tewaskan 50 Orang
Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo
Advertisement
Harianjogja.com, LAGOS-Sedikitnya 50 orang telah meninggal akibat ledakan gas di Nigeria Tenggara, kata seorang pejabat pada Sabtu larut malam (13/10/2018).
Jumlah korban jiwa dikhawatirkan bertambah. "Saat ini, ada 50 korban jiwa. Tapi kami akan memperoleh laporan menyeluruh pada Senin, ketika kami mendatangi rumah sakit," kata Evans Ugoh, Kepala Wilayah Tenggara di Lembaga Managemen Darurat Nasional, kepada kantor berita Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Minggu (14/10/2018) pagi.
Advertisement
Ugoh mengatakan ledakan terjadi pada Sabtu dini hari, ketika orang mengumpulkan bahan bakar dari pipa yang pecah, yang digunakan oleh perusahaan minyak negara untuk mengalirkan minyak mentah olahan ke depotnya di Enugu, Ibu Kota Negara Bagian Enugu.
"Pipa itu terbakar ketika mereka sedang mengumpulkan bahan bakar, sehingga terjadi ledakan kuat. Seluruh bangunan dilahap api sementara puluhan orang cedera," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








