Kasus Bocah SD di Sragen Diduga Pembunuhan, Polisi Selidiki TKP
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Puluhan ribu sukarelawan diklaim disiapkan untuk memenangakan pasangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.
Panglima Roemah Djoeang, Pius Lustrilanang mengatakan organisasinya menyiapkan 35.000 sukarelawan untuk memenangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.
"Sudah ada 35.000 di seluruh Indonesia, untuk Pilpres 2019," kata Pius usai peluncuran bukunya bertajuk "Menjemput Perubahan Jakarta", di Sekretariat Roemah Djoang di Jakarta, Rabu (10/10/2018).
Dia mengatakan Roemah Djoang memiliki aplikasi di telepon genggam dalam memantau jumlah relawan di seluruh Indonesia.
Menurut dia, dalam sistem tersebut, para relawan bisa diukur kinerjanya sehingga kerjanya terukur dan terencana.
"Strategi ini bisa digunakan siapapun untuk mengukur kinerja tim karena dalam memenangkan kandidat harus membuat tim. Banyak kandidat ditipu tim yang mengaku kerja padahal tidak kerja," ujarnya.
Selain itu Pius mengatakan buku yang ditulisnya merupakan catatan perjuangan relawan Roemah Djoang dalam memenangkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.
Menurut dia, sistem perjuangan yang dilakukan relawan Roemah Djoang bisa diaplikasikan di Pilkada, Pileg maupun Pilpres.
"Saat ini Roemah Djoang terlibat di Pilpres dengan strategi yang sama dengan rentangnya lebih luas di seluruh Indonesia. Kami akan rekrut siapa saja hingga di tingkat TPS," katanya.
Pius tidak khawatir kalau strategi yang digunakan Roemah Djoang digunakan pihak lain karena strategi memenangkan kontestasi politik ibarat koki dalam memasak.
Menurut dia, tiap koki memiliki resep masakan yang sama namun yang membedakan adalah mengolah resep tersebut sehingga menghasilkan masakan yang lezat dan itu semua tergantung sang koki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Padukuhan Banyu di Semin, Gunungkidul, masih menghadapi kesulitan air bersih saat kemarau. Nama yang berarti air menyimpan kisah sejarah dan legenda.
Harga Pertamax naik membuat sebagian pemilik kendaraan melirik Pertalite. Simak risiko penggunaan BBM RON 90 pada kendaraan yang direkomendasikan memakai RON 92
Provinsi Jawa Tengah kembali mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan terkait capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di wilayahnya.
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter mendapat sorotan media asing dari Singapura dan Malaysia.
Pemkab Kulonprogo telah membayar tagihan listrik LPJU sebesar Rp2,52 miliar hingga Juni 2026. Total anggaran listrik fasilitas umum tahun ini mencapai Rp7,14 mi