IPK di Bawah 3, Mahasiswa Penerima Beasiswa Sukoharjo Terancam Gugur
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
Basuki Tjahaja Purnama. /Antara Foto-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA- Kabar rencana pernikahan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama santer diberitakan belakangan ini. Banyak kalangan mengucapkan selamat.
Front Pembela Islam (FPI) turut mengucapkan selamat kepada seterunya, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang dikabarkan bakal menikahi Polwan Bripda Puput Nastiti Devi.
Tokoh FPI Novel Bamukmin berharap, Ahok bisa “hijrah” setelah menikahi polwan tersebut.
"Kalau memang itu benar, maka saya ucapkan selamat menempuh hidup baru," ujar Novel kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Jumat (7/9/2018).
Ia juga mendoakan agar Ahok bisa melangkah ke kehidupan yang lebih baik. "Semoga Ahok bisa hijrah ke kehidupan yang lebih baik dan berakhlak," kata dia.
Novel mengatakan, jika calon istri Ahok muslim, ia berharap Ahok bisa benar-benar hijrah alias pindah agama Islam. Novel juga mengakui akan datang jika mendapat undangan pernikahan Ahok.
"Kalau muslimah, saya kira Pak Ahok mengikuti hijrah, benar-benar kita menjadi saudara lagi. Kalau diundang ya saya datang, kalau memang Ahok menjadi pelakon utama, saya terima menjadi saudara saya," tutur Novel.
"Ahok kan saya dengar belajar Al Quran. Kami berharap bersaudara dengan Ahok, menerima Ahok, asal Ahok hijrah. Kita mulai dengan persahabatan baru, persaudaraan baru ya. Dukanya Ahok dukanya kita semua umat Islam," kata dia.
Namun jika calon istri Ahok bukan muslim, ia tak akan mencampuri urusan Ahok. Namun ia mengimbau Ahok untuk tidak mengulang kesalahan yang dapat menimbulkan kegaduhan.
"Kalau bukan muslimah, saya tak ikut campur, karena itu urusan Ahok. Kami mengimbau untuk Ahok tetap untuk yang lebih baik, tidak mengulangi apa yang dilakukan selama ini, menimbulkan kegaduhan,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Dua penerima beasiswa Sukoharjo terancam gugur karena IPK rendah. Pemkab longgarkan syarat seleksi 2026.
DIY Open Karate 2026 di Jogja diikuti 1.700 atlet dari 90 kontingen. Panitia juga menunggu peserta dari negara Asia Tenggara.
Polresta Jogja menggelar rekonstruksi kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha, Selasa (9/6/2026). Sebanyak 13 tersangka dihadirkan.
Rupiah menguat ke Rp17.900 per dolar AS. Kenaikan harga Pertamax dan suku bunga BI dinilai memberi sentimen positif bagi pasar.
China mengecam keputusan AS memasukkan Alibaba, BYD, dan Baidu ke daftar perusahaan yang dianggap mendukung militer China.
Sleman Temple Run 2026 buka pendaftaran early bird mulai Rp300 ribu. Rute baru berpeluang melintasi kawasan Keraton Ratu Boko.