Ada Empat Nilai Menuju Negara Kuat menurut Jokowi, Apa Saja?

Presiden Joko Widodo menanti kehadiran Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Ibu Siti Hasmah dalam kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018). - Antara/Puspa Perwitasari
16 Juli 2018 15:17 WIB David Eka Issetiabudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-Presiden Joko Widodo menyampaikan gagasan menuju negara dengan perekonomian menjadi salah satu yang terkuat pada 2045. Jokowi mengatakan sekarang ini arah pembangunan negara sudah jelas, begitu juga dengan targetnya.

Hal itu ia ungkapkan ketika memberikan kuliah umum dalam rangka Pendidikan Akademi Bela Negara Partai NasDem.

"Produktivitas, etos kerja, elan dan disiplin kerja yang baik. Artinya kalau nilai-nilai baru ini kita gaungkan, saya meyakini apa yang dihitung Bank Dunia, McKenzie, dan Bappenas pada 2045 Indonesia masuk negara empat besar ekonomi terkuat," tuturnya saat memberikan Kuliah Umum pada Angkatan Ke-2 Pendidikan Akademi Bela Negara Partai Nasdem, Senin (16/7/2018).

Jokowi juga meninggung konsep restorasi Indonesia yang digaungkan Ketua Partai NasDem Surya Paloh. Menurut Jokowi, dengan mempraktikkan nilai-nilai tersebut, merombak aturan yang menjerat dan yang menghambat, arah menjadi negara kuat semakin terlihat.

"Oleh sebab itu, kita bersama-sama melakukan reformasi bersama-sama, strategi kepemimpinan kita dari level atas sampai bawah dan seluruh masyarakat, kalau itu tidak kita lakukan, kita ditinggal," tambah Presiden.

Kuliah umum dihadiri berbagai kalangan, mulai dari pejabat tinggi negara, hingga pelaku usaha. Di antaranya hadir Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD, Menteri Perdagangan Enggartiarso Lukita, politisi Partai Nasdem Rachmat Gobel, Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto, Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir dan lainnya.

Sumber : Bisnis Indonesia