Advertisement
Agar Bisa Bersaing, Indonesia Butuh Generasi yang Kaya Ide dan Konsep
Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, MEDAN-Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham mengatakan bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang kaya konsep, ide dan gagasan sebagai modal untuk bersaing.
"Bangsa kita daya saing kurang, jadi tidak percaya diri karena tidak mempunyai modal. Apa yang dibutuhkan, adalah lahirnya generasi yang kaya konsep, gagasan maupun ide," katanya, di Medan, Selasa (10/7/2018).
Advertisement
Hal itu disampaikan Mensos saat memberikan kuliah umum pada Rapat Kerja Nasional IX dan studium generale Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).
Di hadapan para mahasiswa, Mensos yang juga pernah menjadi aktivis mengaku kehadirannya di acara tersebut mengingatkan masa-masa saat ia menjadi aktivis kampus.
BACA JUGA
"Yang saya kedepankan konsep, siapa yang punya ide dia yang maju ke depan," katanya.
Dia mengatakan ketika bangsa tidak tercerahkan maka dalam persaingan itu cenderung memunculkan simbol-simbol primordialisme, agama dan etnis.
"Itulah sebabnya di Pilkada - Pilkada yang muncul ketika kualitas tidak ada maka muncul primorlisme, bisa muncul uang menimbulkan serangan fajar dan lain-lain. Jika bersaing dengan kemampuan dan kualitas diri maka itulah yang 'fair'," ujar Mensos.
Disamping modal konseptual yang harus disadari juga adalah kebersatuan dalam keberagaman yang tidak hanya ada dalam pikiran atau dalam hati, tetapi harus dalam perilaku dan sehari-hari.
Dalam kehidupan berbangsa bagaimana mengubah kondisi bangsa yang banyak dipengaruhi psikososial politik sehingga muncul primordialistik harus diubah menjadi rasionalistik politik.
"Peran mahasiswa bagaimana agar Pancasila ada dalam tindakan bukan hanya dalam pikiran," tandas Mensos.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
Advertisement
Biaya Hidup Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement








