Advertisement
Tragis, Ibu yang Peluk Anaknya Ini Akhirnya Tewas Termasuk Janin yang Dikandungnya
Rini, Ibu Hamil Gendong Anaknya di KM Lestari Maju yang Tenggelam. - Facebook/Ina Anas
Advertisement
Harianjogja.com, MAKASSAR- Kapal Motor Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pekan ini, menyisakan banyak kisah pilu.
Salah satu cerita memilukan itu adalah, usaha seorang ibu yang tengah hamil menyelamatkan janin serta anak balitanya dari kapal tersebut. Namun, upaya itu berakhir tragis, mereka bertiga mati bersama.
Advertisement
Kisah itu terungkap setelah warganet mengunggah foto dan riwayat sang ibu yang bernama Rini, ketika ikut kapal nahas itu berlayar dari Kabupaten Bulukumba ke Kepulauan Selatar.
"Adik dari teman kami Bidan Ridha Arabia. Lagi hamilki kasian... Selamat jalan dek Rini. Surga menantimu bersama janin dan anakmu. Perjuangan seorang ibu," tulis Ina Anas, warganet yang mengunggah foto tersebut.
BACA JUGA
Pada foto yang diunggahnya, tampak seorang ibu menggendong balitanya yang dipasang pelampung berwarna oranye.
Rini dalam foto itu masih berada di geladak kapal yang sedang beranjak tenggelam. Rini terus mendekap buah hatinya.
Namun, Ina Anas menyebut perjuangan Rini untuk menyelamatkan buah hatinya itu berakhir tragis. Rini, anaknya yang masih balita dan janin dalam kandungannya meninggal dunia.
Hingga Rabu (4/7/2018), tulisan Ina Anas itu telah 3.600 kali disebar ulang dan disesaki ucapan belasungkawa warganet.
Sementara berdasarkan data korban jiwa yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, Rabu sore, Rini yang dimaksud bernama lengkap Rini Arianti, berusia 29 tahun.
Sementara putranya yang turut meninggal dunia adalah Abisar, yang baru berusia 2 tahun.
Tragis, Ibu yang Peluk Anaknya Ini Akhirnya Tewas Termasuk Janin yang Dikandungnya
Harianjogja.com, MAKASSAR- Kapal Motor Lestari Maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (3/7/2018) pekan ini, menyisakan banyak kisah pilu.
Salah satu cerita memilukan itu adalah, usaha seorang ibu yang tengah hamil menyelamatkan janin serta anak balitanya dari kapal tersebut. Namun, upaya itu berakhir tragis, mereka bertiga mati bersama.
Kisah itu terungkap setelah warganet mengunggah foto dan riwayat sang ibu yang bernama Rini, ketika ikut kapal nahas itu berlayar dari Kabupaten Bulukumba ke Kepulauan Selatar.
"Adik dari teman kami Bidan Ridha Arabia. Lagi hamilki kasian... Selamat jalan dek Rini. Surga menantimu bersama janin dan anakmu. Perjuangan seorang ibu," tulis Ina Anas, warganet yang mengunggah foto tersebut.
Pada foto yang diunggahnya, tampak seorang ibu menggendong balitanya yang dipasang pelampung berwarna oranye.
Rini dalam foto itu masih berada di geladak kapal yang sedang beranjak tenggelam. Rini terus mendekap buah hatinya.
Namun, Ina Anas menyebut perjuangan Rini untuk menyelamatkan buah hatinya itu berakhir tragis. Rini, anaknya yang masih balita dan janin dalam kandungannya meninggal dunia.
Hingga Rabu (4/7/2018), tulisan Ina Anas itu telah 3.600 kali disebar ulang dan disesaki ucapan belasungkawa warganet.
Sementara berdasarkan data korban jiwa yang dipublikasikan Kementerian Perhubungan, Rabu sore, Rini yang dimaksud bernama lengkap Rini Arianti, berusia 29 tahun.
Sementara putranya yang turut meninggal dunia adalah Abisar, yang baru berusia 2 tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
Advertisement
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN Bantul Diperbolehkan Tidak Masuk Kantor
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Malaysia Mundur dari Perjanjian Dagang AS, Ini Sikap Prabowo
- Kedatangan Penumpang KA ke Jakarta Tembus 51 Ribu di H+2 Lebaran
- 2 Insiden Laut Terjadi Pantai Parangtritis, Pengunjung Diminta Waspada
- Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Mulai Terjadi Selasa Esok
- Polres Bantul Imbau Pengunjung Parangtritis Waspada
- Perahu Nelayan Rusak Diterjang Gelombang Pasang di Pantai Depok
- Arus Balik, Kendaraan lewat Tol Purwomartani Tembus 1.450 Per Jam
Advertisement
Advertisement







