117 Santri Ponpes Manbaul Hikam Kembali Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Keracunan MBG
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
Pantauan puncak Gunung Merapi pada Jumat (10/5/2018) pagi pukul 06.40 WIB. /Istimewa-Twitter @BPPTKG
Harianjogja.com, MAGELANG- Erupsi Gunung Merapi jenis freatik pada Jumat (11/5/2018) membubarkan kegiatan penambangan di lereng gunung itu.
Ratusan penambang galian golongan C di kawasan Sungai Bebeng lereng Gunung Merapi di Desa Kaliurang, Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, turun dari lokasi penambangan setelah terjadi letusan freatik di gunung api tersebut.
Mantan Kepala Desa Kaliurang, Kecamatan Srumbung, Suharno, di Magelang, Jumat, mengatakan hampir semua penambang dan truk pengangkut pasir meninggalkan lokasi penambangan saat mengetahui ada letusan Merapi.
"Begitu terjadi letusan, kami naik ke kawasan penambangan dan meminta semua orang di daerah itu turun guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak usah tergesa-gesa karena letusan itu bukan berupa awan panas, tetapi guguran yang jatuh ke kawah.
Ia mengatakan hingga Jumat siang hampir tidak ada aktivitas penambangan, namun usai salat Jumat beberapa truk pasir mulai naik ke lokasi penambangan.
Suharno mengatakan untuk aktivitas warga di luar penambangan berjalan normal meskipun sebelumnya warga juga sempat panik. Namun setelah mendapat penjelasan dari perangkat desa mereka melanjutkan aktivitasnya.
Ia mengatakan meskipun Desa Kaliurang hanya berjarak sekitar sembilan kilometer dari puncak Merapi, hingga saat ini tidak ada hujan abu.
"Di desa kami aman dari guyuran abu Merapi, karena arahnya ke selatan, yaitu Sleman dan Yogyakarta," katanya.
Seorang pengemudi truk pasir, Suyanto, mengatakan saat terjadi letusan pihaknya berada di kawasan penambangan Sungai Bebeng.
"Begitu tahu ada letusan kami berusaha meninggalkan kawasan penambangan, karena daerah tersebut hanya berjarak sekitar enam hingga tujuh kilometer dari puncak Merapi," katanya.
Ia menuturkan para penambang dan pengemudi truk panik dan ingin secepatnya meninggalkan lokasi.
"Setelah ada letusan tadi, saya belum memutuskan untuk mengambil pasir hari ini. Lebih baik besok kalau benar-benar situasi sudah aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 117 santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo kembali dirawat setelah menjalani pemulihan dugaan keracunan MBG.
KPK menelusuri alur perintah dan aliran uang dalam dugaan suap pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.