Advertisement
Akhirnya...Korut dan Korsel Sepakat Berdamai
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada upacara penyambutan di KTT antar-Korea di desa gencatan senjata Panmunjom, dalam bingkai ini masih diambil dari video, Korea Selatan pada 27 April 2018. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Korea Utara dan Korea Selatan akan menandatangani kesepakatan damai dan secara resmi mengakhiri Perang Korea pada tahun ini setelah 65 tahun menjalani gencatan senjata.
Hal tersebut diumumkan oleh kedua pemimpin negara dalam pernyataan bersama, Jumat (27/4/2018), setelah menggelar pertemuan tingkat tinggi pertama dalam satu dekade terakhir.
Advertisement
Dokumen yang secara resmi disebut "Deklarasi Panmunjom soal Perdamaian, Kesejahteraan dan Unifikasi di Semenanjung Korea" itu diungkap setelah pertemuan antara pemimpin Korut Kim Jong-un dan Presiden Korsel Moon Jae-in hari ini.
Kedua pemimpin negara juga sempat berbicara empat mata selama 30 menit sebelum sesi resmi dimulai kembali, dan diakhiri dengan pernyataan bersama.
BACA JUGA
"Kedua pemimpin negara secara resmi mendeklarasikan bahwa tak ada lagi perang di Semenanjung Korea dan era baru perdamaian telah dimulai," menurut bunyi deklarasi tersebut sebagaimana diikutip CNN.com, Jumat (27/4/2018).
Pertempuran Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata pada 1953. Namun, kesepakatan damai tak pernah tercapai dan kedua pihak secara teknis masih dalam status berperang.
Kim tiba di DMZ pada sekitar 9.30 waktu setempat atau 7.30 WIB pagi, untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi pertama kedua negara dalam satu dekade terakhir.
Dia berjalan ke garis demarkasi, disambut oleh Moon. Setelah menjalani serangkaian acara sambutan, kedua pemimpin negara beserta anggota delegasi masing-masing memulai dialog resmi sesi pertama di Rumah Perdamaian, di wilayah Korsel.
Peristiwa ini sekaligus membuat Kim menjadi pemimpin Korut pertama yang menginjakkan kaki di negara tetangganya itu, sejak perang 1950-1953 silam.
Sementara itu, Moon Jae-in jadi presiden kedua Korsel yang berjalan melintasi garis demarkasi setelah digandeng Kim menginjakkan kakinya di wilayah Korut untuk beberapa saat sebelum melanjutkan prosesi penyambutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Kunjungi Museum Andi Bayou, DPRD DIY Susun Regulasi Baru
Advertisement
Advertisement






