KPK Sita Aset Rp150 Miliar dalam Kasus Pemerasan WNA
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Sam Aliano (tengah)./Suara.com-Erick Tanjung
Harianjogja.com, JAKARTA- Saat perhatian publik hanya tertuju pada sosok Joko Widodo dan Prabowo Subianto sebagai petarung di Pilpres 2019, tiba-tiba muncul nama Sam Aliano yang mendeklarasikan diri sebagai capres 2019.
Seorang warga keturunan Turki bernama Sam Aliano mendekarasikan diri bersama sejumlah relawannya sebagai calon Presiden 2019. Ia deklarasi sebagai capres di auditorium Gedung Juang 45 Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/4/2018).
Relawan yang hadir hanya sekitar 20-an orang. Tiba di auditorium lantai 2 Gedung Juang, Sam disambut oleh para relawannya dengan bersorak ‘hidup Sam Aliano’.
Sebelum duduk di kursi, lelaki yang mengaku berlatar belakang pengusaha ini terlebih dahulu melakukan aksi mencium bendera merah putih yang telah tersedia di atas panggung. Aksi mencium bendera merah putih itu seperti ketika Joko Widodo ketika deklarasi maju sebagai capres 2014 lalu di rumah Pitung.
“Terimakasih kepada semua relawan yang telah mendukung saya jadi capres 2019. Saya akan menjalani amanah ini dengan baik untuk bangsa dan negara,” kata Sam dalam pidatonya.
Dalam deklarasi itu, Sam mengatakan akan menggandeng mantan istri Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Veronica Tan menjadi calon wakil presiden.
Sebelumnya, survei Media Survei Nasional (Median) mencatat salah satu sosok yang diperhitungkan menjadi calon presiden di Pilpres 2019 adalah pengusaha Sam Aliano.
Sosok Sam Aliano ini pernah jadi perbincangan saat mengadakan sayembara Rp1 miliar sebagai hadiah bagi yang mengetahui perusak karangan bunga bertuliskan #SaveTiangListrik dan #SaveMrBakpao yang dikirim kepada Ketua DPR RI Setya Novanto ketika masih dirawat di RSCM Kencana, Jakarta Pusat.
Sam mengklaim jika kubu Joko Widodo dan Prabowo Subianto terancam jika dirinya menjadi calon presiden. Informasi itu dia dapatkan dari sumber terpercaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Hashim Djojohadikusumo mengingatkan Rusun Manggarai tidak diborong spekulan. Proyek ini menyediakan 3.784 unit hunian bagi MBR.
Pemkot Jogja mendorong UMK batik bergabung dalam koperasi sektor riil untuk memperkuat produksi, pemasaran, pembiayaan, dan branding.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan operasional LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai pada 26 Agustus 2026 mendatang.
BMKG memprakirakan curah hujan Kalsel mulai meningkat Oktober 2026, tetapi lahan masih sangat mudah terbakar pada 22-23 Agustus.
Prabowo menegaskan pelaku karhutla akan ditindak. Izin korporasi bisa dicabut jika terbukti melakukan pelanggaran hukum.