Advertisement
PKS Bisa Jadi Loncat Pagar ke Demokrat Bikin Poros Ketiga
Partai Demokrat mengukuhkan Agus Harimurti Yudhoyono (keenam dari kiri) sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pemilukada 2018 dan Pemilu 2019 di Wisma Proklamasi, Jakarta, pada Sabtu (17/2/2018). Bisnis.com - Agne Yasa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid memprediksi Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan memilih calon wakil presidennya di luar partai politik, sehingga membuka peluang munculnya poros ketiga.
Prediksinya itu disampaikannya setelah melihat dinamika politik menjelang pendaftaran calon presiden dan wakil presiden pada Agustus mendatang.
Advertisement
Dia mengatakan, jika Jokowi lebih memilih calon wakilnya dari luar parpol, maka akan ada anggota koalisinya yang akan hengkang.
Akan tetapi, Hidayat tidak mau menyebutkan parpol yang dimaksud. Sejauh ini PKB dan PPP terlihat ‘berebut’ untuk menjadi calon wakil presiden untuk mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.
Oleh karena itu, dia mengaku PKS memiliki sejumlah opsi berkoalisi termasuk dengan Partai Demokrat. Namun, Hidayat yakin koalisi dengan Partai Gerindra yang memungkinkan di Pilpres 2019.
"Paling mungkin kita berkoalisi dengan Partai Gerindra," ujarnya, Rabu (25/4/2018).
Sebelumnya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan bahwa Demokrat sedang berpolitik dengan strategi sepak bola tanpa bola di Pemilihan Presiden 2019.
Dia mengatakan bahwa saat ini semua partai politik (parpol) peserta pemilu tak ada yang bisa mencalonkan capres-cawapres tanpa berkoalisi.
"Jadi koalisi [Demokrat] bukan soal siapa cawapresnya, tapi kami akan berkoalisi dengan program yang kami terima," kata Hinca.
Menurutnya, ada keuntungan bagi parpol yang berkoalisi dengan Demokrat. Dia mengistilahkan dengan beli satu dapat tiga.
Keuntungan pertama, lanjut Hinca, mitra koalisinya bisa memperoleh suara 10 persen pendukung Demokrat. Kedua, mendapatkan pengalaman SBY yang pernah menjadi presiden selama dua periode.
Ketiga, mendapatkan dukungan politik dari 100 juta pemilih milenial yang merupakan pendukung dari AHY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
- Polisi Didesak Tangkap Dalang Teror Penyiram Air Keras Aktivis
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Indonesia Pilih Tak Jadi Co-Sponsor Resolusi Konflik Iran vs AS-Israel
- KPK Sita Rp610 Juta dari Pungli THR Bupati Cilacap
- Suara Ibu Indonesia Desak Negara Lindungi Aktivis dari Teror Air Keras
- Menhub Imbau Pemudik Pilih Jalur Aman Bencana dan Pantau Cuaca
- Kedubes Iran di Jakarta Santuni 200 Pelajar Kenang Tragedi Kota Minab
- Pungli THR Bupati Cilacap Ternyata Sudah Berlangsung Sejak 2025
- Mobil Daihatsu Zebra di Magetan Hangus Terbakar di Teras Rumah
Advertisement
Advertisement





