Advertisement

Banjir Sukoharjo: Jalan Ir Soekarno Tergenang, Grogol Contraflow

R Bony Eko Wicaksono
Rabu, 15 April 2026 - 16:47 WIB
Sunartono
Banjir Sukoharjo: Jalan Ir Soekarno Tergenang, Grogol Contraflow Genangan banjir di Jalan Ir Soekarno Sukoharjo sebabkan macet, polisi terapkan contraflow di Grogol. - Espos.

Advertisement

Harianjogja.com, SUKOHARJO—Banjir terjadi di sejumlah titik di Sukoharjo, Jawa Tengah. Genangan air setinggi lutut orang dewasa yang merendam Jalan Ir Soekarno kawasan Tanjung Anom, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, memicu kemacetan parah pada Rabu (15/4/2026) pagi hingga siang.

Kondisi ini membuat aparat kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow untuk mengurai kemacetan arus yang terjadi di sekitar lokasi banjir.

Advertisement

Genangan yang berasal dari luapan sungai tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga meluas ke ruas jalan utama mulai dari Bundaran Patung Pandawa Solo Baru hingga kawasan Patung Ir Soekarno di Tanjung Anom. Titik terparah terjadi di sekitar Patung Ir Soekarno dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Meski debit air mulai berangsur surut, genangan masih menutup sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Sukoharjo–Solo tersebut. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan, terutama dari arah Sukoharjo menuju Solo.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya menyebut genangan paling berdampak terjadi di lajur sisi barat Jalan Ir Soekarno yang digunakan kendaraan menuju Solo.

“Arus lalu lintas dari Sukoharjo menuju Solo terpantau padat merayap karena terganggu genangan air yang tinggi. Sedangkan lajur sisi timur yang digunakan kendaraan bermotor dari arah Solo ke Sukoharjo relatif lancar,” kata dia.

Untuk mengurai kemacetan, petugas menerapkan sistem contraflow dengan mengalihkan kendaraan dari Sukoharjo menuju Solo ke lajur sisi timur yang sebelumnya berlawanan arah. Petugas juga disebar di sepanjang ruas jalan untuk mengatur arus kendaraan agar arus tetap lancar.

Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut bersifat sementara sambil menunggu proses penyedotan air menggunakan pompa agar genangan segera surut. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan arus kendaraan di jalur utama tersebut.

Doohan juga mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan yang masih tergenang. Pengendara diminta memperlambat laju kendaraan guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas maupun mogok di tengah lokasi banjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

MBG SMPN 3 Jetis Dihentikan Seusai Puluhan Siswa Keracunan

MBG SMPN 3 Jetis Dihentikan Seusai Puluhan Siswa Keracunan

Bantul
| Rabu, 15 April 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Konflik Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Tiket

Wisata
| Selasa, 14 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement