Advertisement
Banjir Sukoharjo: Jalan Ir Soekarno Tergenang, Grogol Contraflow
Genangan banjir di Jalan Ir Soekarno Sukoharjo sebabkan macet, polisi terapkan contraflow di Grogol. - Espos.
Advertisement
Harianjogja.com, SUKOHARJO—Banjir terjadi di sejumlah titik di Sukoharjo, Jawa Tengah. Genangan air setinggi lutut orang dewasa yang merendam Jalan Ir Soekarno kawasan Tanjung Anom, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, memicu kemacetan parah pada Rabu (15/4/2026) pagi hingga siang.
Kondisi ini membuat aparat kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem contraflow untuk mengurai kemacetan arus yang terjadi di sekitar lokasi banjir.
Advertisement
Genangan yang berasal dari luapan sungai tidak hanya merendam permukiman warga, tetapi juga meluas ke ruas jalan utama mulai dari Bundaran Patung Pandawa Solo Baru hingga kawasan Patung Ir Soekarno di Tanjung Anom. Titik terparah terjadi di sekitar Patung Ir Soekarno dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.
Meski debit air mulai berangsur surut, genangan masih menutup sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas di jalur penghubung Sukoharjo–Solo tersebut. Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan, terutama dari arah Sukoharjo menuju Solo.
BACA JUGA
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sukoharjo AKP Doohan Octa Prasetya menyebut genangan paling berdampak terjadi di lajur sisi barat Jalan Ir Soekarno yang digunakan kendaraan menuju Solo.
“Arus lalu lintas dari Sukoharjo menuju Solo terpantau padat merayap karena terganggu genangan air yang tinggi. Sedangkan lajur sisi timur yang digunakan kendaraan bermotor dari arah Solo ke Sukoharjo relatif lancar,” kata dia.
Untuk mengurai kemacetan, petugas menerapkan sistem contraflow dengan mengalihkan kendaraan dari Sukoharjo menuju Solo ke lajur sisi timur yang sebelumnya berlawanan arah. Petugas juga disebar di sepanjang ruas jalan untuk mengatur arus kendaraan agar arus tetap lancar.
Penerapan rekayasa lalu lintas tersebut bersifat sementara sambil menunggu proses penyedotan air menggunakan pompa agar genangan segera surut. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan arus kendaraan di jalur utama tersebut.
Doohan juga mengimbau pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalan yang masih tergenang. Pengendara diminta memperlambat laju kendaraan guna menghindari risiko kecelakaan lalu lintas maupun mogok di tengah lokasi banjir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
- Korut Kecam Jepang soal Denuklirisasi, Ketegangan Meningkat
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Pelecehan Seksual di FHUI Jadi Alarm Serius, Simak Kronologinya
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update WhatsApp iPhone Bikin Chat dan Foto Lebih Mudah
- Dapur MBG di Ngawi Meledak Timbulkan Luka Bakar, Diselidiki Labfor
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- FEB UI Masuk Empat Besar Dunia Sekolah Ekonomi Islam
- Kebakaran BYD di China Picu Kekhawatiran, Ini Risiko EV
- 93 Persen Anak Alami Karies, Orang Tua Diminta Waspada
- Kelok 23 Punya View Laut, Disiapkan Jadi Destinasi Baru
Advertisement
Advertisement








