Advertisement
Abu Dukono Membumbung, Warga Diminta Jauhi Kawah
ILustrasi - Harian Jogja - Gigih M. Hanafi
Advertisement
Abu Dukono Membumbung, Warga Diminta Jauhi Kawah
Gunung Dukono kembali erupsi, abu setinggi 1.600 meter, warga diminta jauhi kawah dan gunakan masker.
Advertisement
Gunung Dukono erupsi, erupsi Halmahera Utara, abu vulkanik Dukono, status Gunung Dukono, aktivitas vulkanik Maluku Utara, Kawah Malupang Warirang, seismogram Dukono, tinggi abu 1600 meter, peringatan gunung api, warga diminta pakai masker, erupsi terbaru Dukono, bencana alam Indonesia, gunung api aktif Indonesia, dampak abu vulkanik, PGA Dukono laporan
Harianjogja.com, HALMAHERA UTARA—Aktivitas erupsi Gunung Dukono kembali terjadi pada Minggu pagi dengan semburan abu vulkanik mencapai ketinggian 1.600 meter di atas puncak. Kondisi ini membuat warga di sekitar gunung diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu yang terus berubah arah.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono, Bambang Sugiono, menyebut erupsi terjadi pada pukul 08.33 WIT. Kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal yang condong ke arah barat laut.
“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 166,67 detik,” ujarnya dalam laporan tertulis.
Gunung yang memiliki ketinggian 1.087 meter di atas permukaan laut tersebut saat ini masih berstatus Level II atau Waspada. Aktivitas vulkanik yang fluktuatif membuat potensi sebaran abu tidak bisa diprediksi secara pasti karena mengikuti arah angin.
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono serta wisatawan diminta tidak beraktivitas, mendaki, atau mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 kilometer dari pusat erupsi.
Selain itu, warga juga diimbau untuk menyiapkan masker guna mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.
Sebelumnya, erupsi juga tercatat terjadi pada Jumat malam dengan kolom abu mencapai 3.000 meter di atas puncak. Saat itu, abu berwarna kelabu pekat bergerak ke arah barat laut, dengan rekaman seismogram menunjukkan amplitudo 14 mm dan durasi 158,21 detik.
Rangkaian erupsi yang terjadi secara periodik ini menegaskan bahwa aktivitas Gunung Dukono masih tinggi dan berpotensi berlanjut dalam beberapa waktu ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 5 April 2026
- Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement






