Advertisement

Penjualan Elektronik Naik Jelang Lebaran, Bidik Omzet di Techno Fest

Newswire
Sabtu, 07 Maret 2026 - 20:17 WIB
Sunartono
Penjualan Elektronik Naik Jelang Lebaran, Bidik Omzet di Techno Fest Gelaran Techno Fest di JCM, bidik kenaikan penjualan elektronik 50% jelang Lebaran 2026 di tengah tingginya minat beli TV dan cairnya THR. - Istimewa.

Advertisement

Harianjogj.com, JOGJA—Gairah masyarakat dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan perangkat elektronik mengalami kenaikan drastis mendekati momentum Idulfitri 1447 Hijriah. Fenomena konsumtif ini terlihat nyata di wilayah Jogja, di mana warga mulai memburu inventaris rumah tangga baru guna menyambut hari kemenangan.

Menangkap peluang emas tersebut, pameran bertajuk Techno Fest digelar di Jogja City Mall (JCM) mulai Sabtu (8/3/2026). Melalui ajang ini, manajemen memproyeksikan pertumbuhan omzet yang signifikan hingga menyentuh angka 50 persen jika disandingkan dengan rata-rata penjualan pada hari normal.

Advertisement

Direktur Utama Atakrib Rohzy Guntoro mengungkapkan bahwa momentum Ramadan dan Lebaran selalu menjadi puncak perilaku konsumtif masyarakat terhadap barang-barang elektronik. Banyak konsumen yang ingin memperbarui perangkat di rumah mereka saat momen hari raya.

"Harapan kita targetnya paling tidak naik 50 persen. Biasanya kalau mau Lebaran, masyarakat ingin ada produk baru di rumahnya untuk elektronik, apalagi mumpung THR sudah cair," ujar Rosidi di sela-sela pameran.

Strategi pelaksanaan pameran ini pun telah diperhitungkan secara matang oleh tim internal dengan memilih waktu satu pekan sebelum Lebaran tiba.

Menurut jajaran manajemen, fase ini merupakan titik kulminasi perputaran uang di pasar karena atensi publik tidak lagi terfokus pada urusan konsumsi harian puasa, melainkan sudah bergeser sepenuhnya pada persiapan perlengkapan rumah tangga untuk menyambut tamu.

Meskipun dinamika ekonomi dunia sedang tidak stabil, antusiasme warga Yogyakarta terhadap produk visual seperti televisi tetap menjadi primadona yang tak tergoyahkan.

Berdasarkan data internal perushaan, kategori televisi secara konsisten menduduki posisi puncak dalam struktur kontribusi pendapatan perusahaan di setiap gelaran pameran, melampaui permintaan alat rumah tangga lainnya.

"Televisi selalu dominan dan konsisten di nomor satu, apa pun momennya. Saat ini kami ada flash slae ekstrem sampai 80 persen diskon," tambah Alif selaku Direktur Marketing Sulton Alif Guntoro.

Dalam menghadapi situasi makroekonomi yang penuh ketidakpastian, Rohzy berharap Pemerintah mampu lebih sensitif terhadap penurunan daya beli dengan tidak menerapkan kebijakan fiskal yang terlalu membebani pelaku usaha, melainkan fokus pada stimulus yang dapat menggairahkan kembali ekosistem pasar domestik.

Upaya mengejar target setoran pajak tanpa diimbangi perbaikan daya beli dinilai akan menjadi langkah yang kontraproduktif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

Rohzy meyakini bahwa jika pemerintah berhasil menstimulus permintaan di masyarakat, maka rasio pajak akan terkerek naik secara organik mengikuti tren pemulihan bisnis, mengingat di era transparansi digital saat ini para pengusaha dipastikan tetap patuh pada kewajiban perpajakannya.

"Harapan kita pastinya pemerintah harus memahami kondisi ekonomi yang turun begini, jangan terlalu memaksakan di-pressure targetnya pajak," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Polres Bantul Razia Miras di Trirenggo, 60 Botol Ciu Berhasil Disita

Polres Bantul Razia Miras di Trirenggo, 60 Botol Ciu Berhasil Disita

Bantul
| Senin, 09 Maret 2026, 15:27 WIB

Advertisement

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Catat! Ini Daftar Hari Libur dan Hari Besar April 2026

Wisata
| Kamis, 05 Maret 2026, 22:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement