Sopir Truk Demo, Antrean Kendaraan di Pelabuhan Ketapang Capai 8 Kilometer
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Ilustrasi beras di pasar tradisional. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan capaian positif sektor pertanian nasional sepanjang 2025, termasuk peningkatan kesejahteraan petani dan produksi beras nasional.
Nilai Tukar Petani (NTP) tercatat mencapai 124,36 atau melampaui target yang ditetapkan pemerintah. Capaian tersebut disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah dan berdampak pada peningkatan pendapatan petani, khususnya komoditas padi.
Produksi beras nasional tercatat meningkat hingga 4,17 juta ton berdasarkan data BPS. Dengan stok beras nasional yang diproyeksikan mencapai 3,7 juta ton, pemerintah optimistis swasembada pangan dapat terwujud pada awal 2026.
"Cadangan kami siapkan tiga kali lipat dari kebutuhan, 120.000 ton di lapangan. Jadi, pangan tidak ada masalah, Bapak Presiden, tiga kali lipat dari kebutuhan," kata Mentan.
Hingga Senin (15/12), Kementerian Pertanian telah mengirimkan stok beras sekitar 44 ribu ton ke daerah bencana. Selain bantuan pangan, Amran melaporkan adanya bantuan dari APBN dengan total nilai mencapai Rp1 triliun. Tidak hanya itu, dukungan tambahan juga datang dari kementerian lain dan para mitra dengan nilai sekitar Rp75 miliar.
“Dua kapal kami sudah berangkatkan. Terima kasih Pak Panglima. Besok kami berangkatkan lagi satu kapal. Jadi totalnya tiga kapal kami berangkatkan,” kata Mentan.
Mentan menyampaikan terdapat sekitar 70 ribu hektare lahan sawah yang mengalami kerusakan. Dalam laporannya terhadap kinerja tahunan di kementerian yang dipimpinnya, Amran menyampaikan capaian kesejahteraan petani yang menunjukkan tren positif. Nilai tukar petani (NTP) tercatat mencapai 124,36, atau melampaui target 110 yang ditetapkan Menteri Keuangan.
“Ini tertinggi dalam sejarah. Total kenaikan untuk padi saja pendapatan petani Rp120 triliun," kata Amran.
Mentan juga melaporkan peningkatan produksi beras nasional yang mencapai 4,17 juta ton sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS). Ia memproyeksi swasembada pangan dapat tercapai pada awal 2026.
Dari sisi stok, cadangan beras nasional diproyeksikan mencapai 3,7 juta ton pada akhir tahun. Sementara untuk pupuk, keberhasilan kebijakan pupuk meningkatkan volume hingga 700 ribu ton dengan penurunan harga sekitar 20 persen tanpa menambah beban anggaran negara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.