Advertisement
Merapi Luncurkan Awan Panas 2 Km, Status Siaga Level III
Kawasan Wisata Gardu Pandang Merapi / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Gunung Merapi di perbatasan Kabupaten Boyolali dan Sleman, Yogyakarta dilaporkan mengalirkan awan panas guguran pada Jumat malam, seiring status gunung api itu yang masih berada pada tingkat Siaga atau Level III.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam keterangan resmi yang diekspose di Jakarta, Jumat malam, menyampaikan bahwa awan panas tercatat terjadi pada pukul 21.23 WIB dengan estimasi jarak luncur mencapai 2.000 meter.
Advertisement
Aktivitas tersebut terekam seismograf di Pos Pemantauan Gunung Merapi di Jawa Tengah dengan amplitudo maksimum 57 mm dan durasi 206 detik.
Lembaga tersebut mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar lereng Merapi, untuk terus mematuhi seluruh rekomendasi yang telah dikeluarkan.
BACA JUGA
Baca juga: Gunung Merapi luncurkan awan panas guguran berjarak maksimum 2,5 km
Badan Geologi juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi resmi perkembangan Merapi melalui kanal pemantauan aktivitas gunung api yang disediakan pemerintah.
Hingga saat ini, aktivitas Merapi berada pada tingkat Siaga (Level III), yang berarti masih ada potensi luncuran awan panas maupun aliran lava pijar dari puncak gunung api tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Rekam Tetangga Mandi, Pria Nanggulan Ditahan Polisi
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- WFA Lebaran 2026 Dinilai Bakal Dongkrak Pariwisata
- Imlek 2026: Makna Tahun Kuda Api bagi 12 Shio
- Long Weekend Imlek 2026, Puluhan Ribu Orang Tiba di Stasiun Tugu Jogja
- Real Madrid Incar Puncak Klasemen, Sociedad Jadi Ujian Bernabeu
- Korupsi Minyak Rp285 Triliun, Anak Riza Chalid Dituntut 18 Tahun Bui
- Program MBG Fokus 3B, Bukan Sekadar Makan Sekolah
- Lineup PSS Sleman vs Deltras, Duel Krusial Putaran Ketiga Sore Ini
Advertisement
Advertisement







