Sikomhati Diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk Cegah Bullying
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying.
Seismograf gempa bumi - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, JEPANG—Gempa berkekuatan magnitudo 6,7 melanda lepas pantai timur laut, Jepang, Minggu (9/11/2025). Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan tsunami untuk Prefektur Iwate setelah gempa bermagnitudo 6,7 di negara tersebut.
Dampak gempa juga menyebabkan pemadaman listrik dan penghentian sementara layanan shinkansen. Dilansir Antara, tsunami setinggi hingga 1 meter diperkirakan mencapai Prefektur Iwate akibat gempa yang terjadi pada pukul 17.03 waktu setempat di lepas pantai Sanriku.
Gempa ini terjadi pada kedalaman sekitar 10 kilometer. Gempa mencapai intensitas seismik 4 dari maksimum 7 di sejumlah wilayah di Prefektur Iwate dan Miyagi.
Gelombang tsunami setinggi 10 sentimeter terpantau di Ofunato dan gelombang kecil juga mencapai Miyako, yang keduanya berada di Prefektur Iwate, katanya.
Sementara itu, layanan kereta Shinkansen Tohoku dengan rute Stasiun Sendai dan Shin-Aomori kembali beroperasi setelah sempat dihentikan sementara, menurut JR East.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sikomhati.id karya Prof. Puji Lestari diterapkan di SMAN 1 Seyegan untuk memperkuat literasi digital dan mencegah bullying.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan