Advertisement
Kapal Terbakar di Selat Riau, Ini Kondisinya
Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pangkalan Kelas II Tanjung Uban, Kepulauan Riau memastikan kapal kayu yang terbakar di Perairan Selat Riau, Kamis, tidak mengganggu lalu lintas transportasi laut di wilayah tersebut. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, RIAU—Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Pangkalan Kelas II Tanjung Uban, Kepulauan Riau memastikan kapal kayu yang terbakar di Perairan Selat Riau, Kamis, tidak mengganggu lalu lintas transportasi laut di wilayah tersebut.
"Pukul 11.22 WIB kapal kayu tersebut sudah selesai dievakuasi. Alhamdulillah, tidak mengganggu arus lalu lintas transportasi laut," kata Koordinator Operasi Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Tanjung Uban Alfaizul dikonfirmasi di Batam, Kamis (2310/2025).
Advertisement
Kapal kayu tanpa awak itu dilaporkan terbakar pukul 05.00 waktu setempat (LTH/local time). Pangkalan PLP Tanjung Uban mengerahkan KN Sarotama P.112, KN 547 dan KN 546 menuju lokasi terbakar untuk penanganan kejadian tersebut.
"Atas perintah komandan, Kapal Sarotama P.112, KN 547 dan KN 546 bergerak menuju lokasi pukul 05.30 WIB," katanya.
BACA JUGA
Butuh waktu 15 menit Tim Kapal Negara (KN) KPLP tiba lokasi kebakaran untuk kemudian melakukan pemadaman terhadap kapal yg terbakar. "Dilokasi, KN Sarotama. P.112 melakukan pemadaman bersama TB Transco Dara," katanya.
Kapal Negara 547 melaksanakan pengawasan dan pengamanan alur pelayaran di lokasi areal kapal motor yang terbakar agar kapal lain yang melintas dapat menjaga jarak aman, sedangkan KN 546 melaksanakan penyisiran untuk mencari kru kapal tersebut, saat kapal dilakukan pemadaman kebakaran oleh KN Sarotama. "Hasil penyisiran tidak ditemukan kru kapalnya," ujarnya.
Tim BO Pangkalan juga melaksanakan komunikasi radio VHF chanel 16 terhadap kapal SPOB Wijaya Kusuma 2, SPOB Wijaya Kusuma 3, SPBO Sultan Samudra, MT Meditran, dan NT Aerosea Cayalina.
"Tim BO Pangkalan berkomunikasi untuk mencari informasi terhadap kru kapal tanpa nama yang berjenis kapal motor dengan bahan utama kayu tersebut," katanya.
Berdasarkan komunikasi itu, ujar dia, diperoleh informasi kapal motor tersebut mulai terpantau terbakar pada pukul 04.30 WIB.
"Tidak ada informasi keberadaan kru kapal tersebut. Saat ini sedang dilakukan pencarian dan menginformasikan kepada nelayan jika menemukan agar melaporkan ke pihak terkait," katanya.
Api berhasil dipadamkan pukul 06.45 WIB dan kapal tenggelam ke dasar laut Perairan Selat Riau. Dia mengatakan lokasi kapal terbakar berdekatan dengan Pelabuhan TUKS Kabil, Pelabuhan Tanker Kabil, Citranusa Kabil, PTK, Pelabuhan CPO Kabil, dan Pertamina Tanjung Uban. Alfaizul juga memastikan kebakaran kapal tanpa nama dan awak itu, tidak menimbulkan pencemaran di laut.
"Dari kapal tanpa nama itu, berhasil diamankan muatannya berisi 1 drum bermuatan bahan bakar jenis Pertamax," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata Gunung Bromo Siap Sambut Wisatawan saat Libur Lebaran 2026
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Imsakiyah Jogja Rabu 11 Maret 2026: Waktu Sahur dan Buka Puasa
- Kesaksian WNI di Teheran: Hampir Setiap Hari Ada Serangan Rudal
- Liverpool Tumbang 0-1 di Markas Galatasaray, Lemina Cetak Gol Cepat
- Bahlil Minta Warga Tak Panic Buying BBM Meski Harga Minyak Dunia Naik
- RS Sardjito Siap Buka Prodi Kedokteran Nuklir, Cetak Dokter Spesialis
- Status Gunung Tambora Naik ke Waspada, Gempa Vulkanik Meningkat
- Hormati DPR, Zendhy Kusuma Ingatkan Efek Cyberbullying di Kasus Viral
Advertisement
Advertisement







