Advertisement
Remaja Dilatih Wirausaha di PKW 2025, Gratis dan Diberi Peralatan
Peserta PKW 2025 dalam pembukaan pelatihan, Selasa (7/10/2025). - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Platinum 2025 yang digulirkan Direktorat Vokasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali digelar. Salah satu yang dipercaya menangani program ini yaitu Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Budi Mulia Dua (BMD) Culinary School.
Sebanyak 26 peserta berusia antara 15 hingga 24 tahun mengikuti program pelatihan yang secara khusus menekuni bidang kuliner street food dan bakery. Mereka akan digembleng selama 44 hari dalam mengembangkan produk yang cocok dengan keseharian masyarakat namun tetap memiliki nilai jual tinggi.
Advertisement
Pesera tidak dipungut biaya sepeser pun. Bahkan diberi peralatan sesuai bidang minatnya mulai dari mixer, oven, hingga booth agar bisa memulai usaha mandiri. Selama proses pelatihan, peserta dibimbing agar memahami cara mengelola usaha di bidang kuliner.
"Peserta tidak hanya belajar mengolah masakan, tetapi juga cara merintis usaha, memasarkan produk baik secara online maupun offline. Bahkan juga dilatih secara teknis, food photography agar produk kuliner yang dihasilkan semakin menarik minat pasar," kata Ani Syafaatun, pimpinan LKP BMD Culinary School, Selasa (7/10/2025).
BACA JUGA
Pihaknya juga berusaha menghubungkan peserta dengan stakeholder seperti forum UMKM, dinas terkait hingga industri. Harapannya mereka dapat mencari peluang pengembangan usaha yang mulai dirintits. Ia memastikan setelah pelatihan selesai peserta akan tetap didampingi selama setahun.
"Bentuk pendampingan kita ada beberapa macam, di antaranya kita masih ada di WA Group tentang konsultasi itu, kemudian setiap bulan ada pertemuan berkala, kemudian kita ada home visit, kami juga memantau tentang rintisan usaha mereka," ujarnya.
Kabid PAUD dan Dikmas, Dinas Pendidikan Sleman Reni Tri Pujiastuti berharap melalui program PKW Platinum 2025 ini semangat berwirausaha di kalangan generasi muda terus tumbuh. Pasalnya peserta dibekali keterampilan, pendampingan, serta jejaring sehingga mampu membangun kemandirian dan mampu menciptakan peluang bisnis sesuai minatnya.
Ia mengapresiasi BMD Culinary School dengan berbagai sumber daya yang dimiliki sehingga dipercaya Kemendikdasmen untu menggelar pelatihan.
"Harapan kami para peserta yang merupakan generasi muda dapat menciptakan lapangan kerja baru dan tidak hanya bergantung pada peluang kerja yang sudah ada. Upaya seperti yang dilakukan LKP ini menjadi langkah nyata dalam menumbuhkan wirausaha muda," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tips Mudik Aman 2026, Gunakan Layanan 110 Jika Ada Gangguan
- Pulau Jawa Terancam Krisis Air, Bappenas Ingatkan Risiko Serius
- Serangan Air Keras ke Andrie Yunus Dinilai Ancam Demokrasi
- Terminal Jatijajar Prediksi Puncak Arus Mudik 18 Maret 2026
- Komisi III DPR Kecam Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS
Advertisement
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Rismon Tegaskan Ijazah Jokowi dan Gibran Asli
- Polda DIY Siapkan 21 Drone, Tangani Kemacetan Arus Mudik Lebaran
- 4 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Kulkas
- Pro Kontra Dapur MBG di Banguntapan Bantul, Lurah: Mayoritas Setuju
- Mudik, Mahasiswa Asal Cilacap Terbantu Rest Area SPBU Ambarketawang
- Hari Jadi DIY ke-271, Sultan Ajak Perkuat Cipta, Rasa, dan Karsa
- Jelang Idulfitri, Pemkab Sleman Cairkan THR ASN Rp56 Miliar
Advertisement
Advertisement








