Advertisement
DRW Cetak Terapis Bersertifikat, Dorong UMKM Maju
DRW Skincare gelar pelatihan estetika bersertifikasi di Jogja untuk cetak terapis profesional dan dorong UMKM Sleman. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA— Industri kecantikan di Yogyakarta terus berkembang dengan penguatan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan estetika bersertifikasi. DRW Skincare lewat fasilitas DRW Prime menghadirkan program ini untuk mencetak terapis profesional yang memiliki standar kompetensi nasional.
Program ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pelaku industri kecantikan tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki legalitas yang diakui secara resmi.
Advertisement
Founder DRW Wahyu Triasmara, menekankan pentingnya profesionalisme dalam bisnis kecantikan yang telah ia kembangkan selama satu dekade. Menurutnya, keberhasilan membangun belasan cabang tidak lepas dari kualitas sumber daya manusia yang kompeten.
"Kami sudah menyiapkan LPK dan LSP yang terakreditasi oleh BNSP. Sertifikat dengan stempel Garuda ini adalah bukti kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional, bahkan bisa digunakan untuk bekerja di luar negeri," tegas Wahyu, Senin (27/4/2026).
Peserta pelatihan tidak hanya dibekali teknik dasar facial, tetapi juga diarahkan untuk meraih sertifikasi resmi sebagai standar profesional di industri estetika. Program yang mengusung konsep Zero to Hero ini dirancang untuk peserta dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang memulai dari nol.
Salah satu peserta menyebutkan, pelatihan yang berlangsung selama delapan kali pertemuan mampu membuka wawasan baru tentang peluang usaha di bidang kecantikan yang luas, asalkan didukung dengan keterampilan yang jelas dan terukur.
Kolaborasi ini juga melibatkan Pemerintah Kabupaten Sleman melalui penguatan peran Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) sebagai pendamping pelaku usaha. Ketua Tim Fasilitasi Layanan dan Pembiayaan Dinkop UKM Sleman, Werdiningsih, menegaskan pemerintah hadir untuk mendampingi proses pengembangan usaha masyarakat.
"Kami itu bukan apa-apa. Jadi tetap peran utama ada di teman-teman semua ini. Jadi kami hanya membersamai," ujar Werdiningsih saat memberikan sambutan di Gedung DRW Prime.
Antusiasme terhadap program ini tergolong tinggi dengan jumlah pendaftar mencapai 70 orang, meski kuota pelatihan dibatasi hanya untuk satu angkatan pertama. Peserta yang lolos seleksi menjalani pelatihan intensif untuk menguasai teknik estetika secara komprehensif.
Konsep Zero to Hero yang diusung mendorong peserta untuk tidak hanya menjadi tenaga kerja, tetapi juga bertransformasi menjadi wirausaha mandiri di bidang kecantikan.
Werdiningsih turut mengapresiasi keterbukaan DRW Skincare dalam berbagi ilmu dan fasilitas untuk mendukung pengembangan UMKM di Sleman, serta berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut.
"Kami mohon izin nanti semoga kita masih bisa berkolaborasi lagi untuk mengiringi mimpi teman-teman kami. Kami juga berharap dari teman-teman DRW bisa kita sama-sama berkolaborasi untuk membantu makin melambungkan mimpi teman-teman ini, tapi tidak hanya menjadi mimpi tapi menjadi kenyataan, menjadi wirausaha di bidang estetika," tegasnya.
Direktur DRW Academy, Iqbal, menambahkan bahwa perjalanan DRW selama 10 tahun telah menghasilkan jaringan usaha kecantikan di berbagai wilayah, seperti Yogyakarta, Purworejo, dan Magelang.
Komitmen terhadap profesionalisme diperkuat melalui kepemilikan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang telah terakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Sertifikasi berlogo Garuda tersebut memiliki pengakuan resmi hingga tingkat Asia Tenggara.
Iqbal menegaskan, sertifikasi ini menjadi peluang besar bagi tenaga kerja usia produktif untuk meningkatkan daya saing, termasuk membuka akses kerja di luar negeri dengan standar kompetensi yang diakui secara luas.
"Kita pengen teman-teman terapis ataupun pelaku usaha di bidang kecantikan itu juga punya sertifikasi," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Simak Prosedur dan Batas Waktu Klaim Santunan Kecelakaan Kereta
- Belajar dari Tragedi Bekasi, Ini Aturan Wajib di Perlintasan Kereta
- Mitos Medan Magnet Terbantahkan, Ini Biang Mobil Mogok di Perlintasan
- Prabowo Perintahkan Investigasi Tabrakan KA di Bekasi
- KAI Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta Bekasi
Advertisement
Shelter Pengungsian di Semin Ditunda, Terkendala Anggaran
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Kecelakaan KRL vs Argo Bromo Anggrek, Korban Terjepit
- UGM Gelar CITIEA 2026, Sinergi Vokasi RI-Tiongkok
- Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek, Ini Penjelasan PT KAI
- Satpol PP Jogja Ungkap Modus Rokok Ilegal Berkedok Cukai Asli
- Sri Purnomo Divonis 6 Tahun, Ajukan Banding
- Kemdiktisaintek Ingatkan Kampus Tak Gegabah Jadi PTNBH
- Rocky Gerung Ngobrol dengan Prabowo di Istana, Bahas Etika
Advertisement
Advertisement







