Alex Marquez Diduga Melaju 212 Km/Jam Saat Crash Horor
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Sebastien Lecornu/ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Sebastien Lecornu secara mengejutkan mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Emmanuel Macron pada Senin (6/10/2025) waktu setempat.
Pengunduran diri ini terjadi kurang dari sebulan setelah ia ditunjuk menjadi Perdana Menteri Prancis pada 9 September, menjadikannya salah satu PM dengan masa jabatan tersingkat (25 hari).
Keputusan Lecornu mundur menambah pelik krisis politik Prancis, apalagi ia mengundurkan diri hanya beberapa jam setelah mengumumkan susunan kabinetnya yang menuai reaksi keras dari oposisi dan mitra koalisi Macron. Lecornu menyatakan bahwa "kondisi yang diperlukan" untuk menjabat sebagai perdana menteri telah hilang.
Le Monde mengungkapkan ada tiga alasna mengapa Lecornu mundur dari kursi Perdana Menteri. Pertama, Lecornu menyoroti bahwa partai-partai politik di Parlemen berpura-pura tidak melihat adanya keretakan mayoritas. Dia merasa kesulitan bekerja di tengah situasi di mana Parlemen masih bisa menggunakan Pasal 49 ayat 3 Konstitusi untuk meloloskan undang-undang tanpa pemungutan suara.
"Setidaknya, para legislator tidak lagi punya alasan untuk menolak menjalankan tugas mereka, yaitu membahas undang-undang, mengubahnya, dan, jika perlu, memberikan suara untuk atau menentang suatu RUU," kata Lecornu.
Kedua, Lecornu mengkritik sikap partai-partai politik yang bertindak seolah-olah masing-masing memiliki mayoritas absolut di Majelis Nasional. Padahal, ia mengaku siap untuk berkompromi.
"Hal itu berlaku bagi partai-partai, terkadang mereka yang berada di basis yang sama, dan juga berlaku bagi mereka yang berada di oposisi," ucapnya.
Lecornu menekankan bahwa setiap partai politik hanya ingin partai lain mengadopsi seluruh platformnya, membuat kompromi hampir mustahil.
Ketiga, terkait sulitnya pembentukan pemerintahan di dalam Basis Bersama (koalisi partai konservatif dan sentris Macron). Lecornu mengingatkan bahwa proses pembentukan pemerintahan harus sesuai dengan Konstitusi, di mana presiden menunjuk perdana menteri, dan krisis politik sebelumnya tidak boleh terulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Marquez diduga melaju lebih dari 200 km/jam saat mengalami crash horor di MotoGP Catalunya 2026. Ini estimasi kecepatannya.
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.