RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Tangkapan layar video Bassist, Feast Fadli Fikriawan alias Awan yang menegur anggota polisi yang diduga memukuli penonton karena mengibarkan bendera One Piece di konser Fest 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Harianjogja.com, JOGJA - Viral potongan video di media sosial yang memperlihatkan Bassist, Feast Fadli Fikriawan alias Awan yang menegur anggota polisi yang diduga memukuli penonton karena mengibarkan bendera One Piece di konser Fest 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Dalam potongan video yang berseliweran di Instagram dan X tampak Awan menegur polisi dari atas panggung karena melihat aparat polisi yang masih muda memukuli penonton yang mengibarkan bendera One Piece. Sontak pernyataan Awan tersebut membuat suasana konser hening.
"Saya lihat dari ujung mata saya, orang moshing biasa saja bawa bendera One Piece tuh gak usah dipukuli kali, Pak” kata Awan.
Kronologinya bermula saat penampilan Feast berjalan damai hingga akhirnya ada sejumlah penonton yang moshing terbawa musik sambil mengibarkan bendera One Piece.
BACA JUGA: Pasang Bendera One Piece di Perahu, Nelayan Congot Didatangi Aparat
Mengetahui ada bendera One Piece di acara tersebut, beberapa oknum polisi menghampiri penonton tersebut dan coba mengamankan bendera hitam bergambar tengkorak dan topi jerami tersebut.
Melihat kejadian tersebut Awan emosi yang mengkritik oknum polisi tersebut. “Biasa aja kali pak,” ucapnya.
Menurutnya aparat yang mengamankan konser tersebut menerima upah dari biaya tiket penonton. Awan kesal karena sampai sekarang masih ada polisi yang takut dengan bendera One Piece.
“Katanya kita bangsa yang besar tapi takut sama bendera One Piece,” katanya.
Awan melihat polisi yang mengamankan penonton membawa bendera One Piece tersebut masih muda, masih ekspresif yang usianya sama dengan penonton. Ia menyarankan polisi tersebut untuk fokus pengamanan. Selama tidak ada maling, kata Awan, jangan menangkap penonton.
“Kalau ada maling baru lu pukulin,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Janice Tjen hadapi Caijsa Wilda Hennemann di babak pertama WTA 250 Rabat 2026 dengan status unggulan pertama turnamen.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.