Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api di Bromo
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi - StockCake
Harianjogja.com, JOGJA - Gempa bumi magnitudo 3,1 mengguncang wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (7/8/2025) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi yang terjadi di Malang merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
"Hari Kamis, 7 Agustus 2025 pukul 19.00.47 WIB wilayah Kab. MALANG, dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik," kata Kepala Stasiun Geofisika (Stageof) Sleman, Ardhianto Septiadhi, dalam keterangannya.
Ardhianto menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M3,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8.38° LS; 112.83° BT tepatnya di laut pada jarak 39 km arah Tenggara Kab. MALANG, dengan kedalaman 11 Km.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif," ujarnya.
BACA JUGA: Masuk Panen Raya, Harga Singkong di Gunungkidul Anjlok
BMKG menyebut guncangan gempabumi ini dirasakan di Malang III MMI (Getaran dirasakan seperti terdapat truk melintas). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
Hingga hari Kamis, 07 Agustus 2025 pukul 19.16 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempabumi susulan (aftershock).
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan terus mengintensifkan operasi terpadu untuk mengendalikan kebakaran hutan yang masih terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semer
DPRD Kota Jogja menyoroti data desil bansos yang dinilai tak tepat sasaran dan meminta pemutakhiran data serta antisipasi bantuan melalui APBD.
Sebanyak 11 pasangan menikah di atas tangki air. Sebanyak 25 tangki didonasikan untuk warga terdampak kekeringan di DIY.
BNI menggandeng ratusan pengembang dalam Danantara Housing Expo 2026 sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Kuota LPG 3 kg 2026 diprediksi jebol. Hiswana Migas DIY mendorong subsidi tepat sasaran agar pasokan gas melon tetap aman.
Gunung Awu didominasi gempa vulkanik dangkal dan masih di atas normal. Masyarakat diminta tak beraktivitas dalam radius 3 km.