Advertisement
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Poso
Foto ilustrasi seismograf pencatat getaran gempa. / Foto dibuat oleh AI StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik berkekuatan 5,2 magnitudo yang mengguncang wilayah Pamona Tenggara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah pada Senin sekitar pukul 20:52 WITA tidak berpotensi tsunami.
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,” kata Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangannya diterima di Palu, Senin malam.
Advertisement
Ia mengatakan hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,0. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,01° LS ; 120,68° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Pamona Tenggara, Poso, Sulawesi Tengah pada kedalaman 14 kilometer.
Ia mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Poso. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser.
Ia menuturkan gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Poso, Morowali Utara, Luwu Timur dengan skala intensitas III-IV MMI atau bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, dan daerah Palopo dengan skala intensitas III MMI atau getaran dirasakan nyata dalam rumah, dengan getaran seakan akan truk berlalu.
Sementara untuk daerah Parigi dengan skala intensitas II MMI atau getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
“Hingga pukul 21.15 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya satu aktivitas gempa bumi susulan dengan magnitudo M2,7,” ujarnya.
BACA JUGA: Mentan: Kerugian Akibat Beras Oplosan Capai Rp99 Triliun dalam Setahun
Oleh karena itu, ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Cucu Soeharto, Darma Mangkuluhur Resmi Menikah
- DAS Garoga di Sumatera Utara Penuh Kayu Pascabanjir hingga 1.300 Meter
- Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
- Trump Diduga Siapkan Rencana Invasi ke Greenland, Denmark Geram
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
Advertisement
Dua Pemancing Hilang di Wediombo, Pencarian Diperluas ke Pacitan
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- BMKG Waspadai Banjir dan Longsor di Jateng hingga Februari
- Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah Turun, Ini Data Bapanas
- BMKG: Gempa Kolaka Dipicu Aktivitas Sesar Aktif
- Nadiem Makarim Hadapi Putusan Sela Kasus Chromebook
- Kemendikdasmen Terbitkan Aturan Budaya Sekolah Aman
- FCC Izinkan Ekspansi Starlink untuk Internet ke Ponsel
- Astra Motor Yogyakarta Siapkan Kandidat Menuju Seleksi Nasional FeVoSH
Advertisement
Advertisement



