China Tuduh Filipina Serang Penjaga Pantai di Laut China Selatan
China menuduh personel militer Filipina menyerang penjaga pantai di Laut China Selatan dan melayangkan protes diplomatik kepada Manila.
Ilustrasi kecelakaan - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Empat orang tewas kecelakaan jatuhnya kabin kereta gantung di Italia selatan, Kamis (17/4/2025).
Media Italia melaporkn, kabin kereta gantung itu jatuh dalam cuaca ekstrem di Gunung Faito dekat Sorrento, menurut kantor berita nasional ANSA. Seorang lain terluka parah dalam kecelakaan tersebut, dan dipindahkan ke rumah sakit, mengutip kata penyelamat.
BACA JUGA: Investor Berencana Bangun Kereta Gantung di Perbukitan
Rekaman oleh penyiar publik RAI menunjukkan 16 penumpang lainnya diselamatkan dari kereta gantung terpisah yang terjebak di udara dekat kaki gunung. Mereka dievakuasi satu per satu dalam operasi yang sulit menggunakan sabuk pengaman (harness).
Vincenzo De Luca, kepala wilayah Campania di sekitar Naples, mengatakan kepada RAI bahwa operasi penyelamatan terpengaruh oleh kabut dan angin. Otoritas pencarian dan penyelamatan Italia mengatakan mereka menanggapi insiden itu.
BACA JUGA: Insiden Kereta Gantung Turki Satu Tewas, 184 Orang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
China menuduh personel militer Filipina menyerang penjaga pantai di Laut China Selatan dan melayangkan protes diplomatik kepada Manila.
Laser dan waxing sama-sama menghilangkan bulu tubuh. Ketahui perbedaan ketahanan hasil, cara kerja, serta kelebihan masing-masing metode.
Kebakaran di Kulonprogo meningkat selama musim kemarau 2026. Mayoritas dipicu pembakaran sampah dan kondisi lahan yang semakin kering.
Alwi Farhan turun ke peringkat 11 dunia pada ranking BWF terbaru. Ubed naik ke posisi 26, sementara Putri KW tetap di peringkat enam.
Santika Indonesia Hotels & Resorts Region Jawa Tengah–Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng–DIY) menggelar Corporate Gathering Region Jateng–DIY 2026
Alat berbasis AI dari Australia mampu mengenali nyamuk pembawa DBD dan malaria hanya dari suara sayap tanpa internet dan laboratorium.