Advertisement
Hasto Minta KPK Periksa Jokowi dan Keluarga, Maruarar Bilang Begini
Maruarar Sirait. - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Sebelum ditahan KPK, Kamis (20/2/2025), Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto meminta lembaga antirasuah itu untuk mengusut dugaan korupsi keluarga Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Terkait dengan hal itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait ikut menanggapinya.
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Hasto yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan. Menanggapi permintaan Hasto, Maruarar mempersilakan apabila penegak hukum akan memeriksa keluarga Jokowi. "Silakan saja. Saya rasa negara ini adalah negara hukum. Panglimanya adalah hukum. Saya pikir juga teman-teman di kepolisian, di Kejaksaan, di KPK juga sudah mengerti tugasnya masing-masing," kata dia kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/2/2025).
Advertisement
BACA JUGA: Ditahan KPK, Hasto Minta Jokowi dan Keluarga Juga Diperiksa
Maruarar lalu memastikan pihak pemerintah maupun DPR sudah membagi hak kewajiban dan menerapkan check and balance. Dia menyebut tidak boleh ada intervensi ke pihak manapun. "Jadi jangan ada intervensi dari manapun ke mana masing-masing, punya kewenangan masing-masing," kata pria yang dulu merupakan politisi PDIP itu.
Adapun mengenai penahanan Hasto, pria yang akrab disapa Ara itu berpesan agar semua pihak wajib mengikuti proses hukum yang ada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Disdikpora Bantul Usulkan Revitalisasi SD dan SMP ke Pemerintah Pusat
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Zona Rawan Longsor, Bupati Dorong Relokasi Warga Ngawen
- Vape Disebut Pintu Masuk Narkoba, Ini Penjelasan BNN
- BPJS Nonaktif Tetap Dilayani, Jamkesda Jogja Disiapkan
- Kasus TBC Jogja 1.333 Orang, Dinkes Perkuat Skrining Kontak
- Pengaduan Kopdes Merah Putih Kini Bisa Lewat Call Center
- Bupati Bantul Larang Mercon dan Perang Sarung Saat Ramadan
- Dana Desa Rp200 Juta Disiapkan untuk Ketahanan Pangan Tirtohargo
Advertisement
Advertisement






