Advertisement
Kecelakaan Beruntun Tol Jagorawi Tewaskan 8 Orang, AHY Imbau Masyarakat Patuhi Lalu Lintas
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengimbau semua pihak untuk menaati aturan yang berlaku terkait kecelakaan beruntun yang terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Jalan Tol Jagorawi. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengimbau semua pihak untuk menaati aturan yang berlaku terkait kecelakaan beruntun yang terjadi di Gerbang Tol (GT) Ciawi, Jalan Tol Jagorawi.
"Pertama kita sangat berduka atas tragedi kecelakaan yang memakan korban jiwa, artinya sangat-sangat kita sesalkan hal seperti ini berulang kendati sebetulnya kita juga berupaya sedemikian rupa agar menghindarkan masyarakat dari kecelakaan, apalagi yang fatal. Kita tahu aturan sudah jelas, kita harus sama-sama menaatinya, ada penegakan hukum [law enforcement] yang dilakukan juga, sehingga tidak ada satupun pengguna jalan yang menjadi korban," ujar AHY di Jakarta, Rabu.
Advertisement
BACA JUGA : Persiapan Mudik Lebaran, Pembangunan Infrastruktur Dipercepat
AHY menilai human error sebetulnya bisa dicegah jika mematuhi aturan-aturan yang berlaku. Menteri Perhubungan, kata dia, sudah menegaskan berkali-kali terkait keselamatan berlalu lintas tersebut. Dalam waktu dekat pihaknya akan kembali diundang semua pemangku kepentingan.
"Sekali lagi tidak boleh ada yang lalai dalam menerapkan aturan-aturan yang berlaku, dan tentunya kita semua juga harus terus mengevaluasi, tetapi human error itu bisa dicegah dengan aturan-aturan, dan ini harus ada pengawasan yang ketat dari kita semua," katanya.
Sebagai informasi, petugas kepolisian dan pihak RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga Rabu pagi, masih mengidentifikasi delapan korban tewas dan 11 korban luka-luka dalam kecelakaan di gerbang tol Ciawi 2 Tol Jagorawi ke arah Jakarta.
Informasi menyebutkan dari delapan korban tewas terdiri atas tujuh pria dan satu orang berjenis kelamin wanita. Dari tujuh pria yang tewas, dua diantaranya dalam kondisi hangus terbakar.
Sementara lima pria yang tewas antara lain memiliki ciri-ciri, korban pertama, usia sekitar 40-50 tahun, rambut hitam lurus pendek, memakai kaus hitam dan celana panjang coklat. Korban kedua, usia 50-60 rambut ikal putih, berkaus merah dan celana jins. Ketiga, usia 30-40 tahun, rambut hitam lurus pendek berbaju coklat dan celana hitam. Keempat usia 25-35 tahun, rambut ikal hitam pendek, kaus kuning dibalut sweater hitam celana abu-abu. Kelima usia 40-50 tahun, rambut ikal pendek, kemeja hijau tua bergaris putih.
BACA JUGA : Proyek Jalan Jogja Outer Ring Road Tetap Sesuai Rencana, Eksekusinya Tergantung Anggaran
Sementara satu korban tewas wanita berusia sekitar 20-30 tahun, baju hitam putih kotak-kotak. Kapolresta Bogor Kota Kombes Eko Prasetyo menyatakan korban kecelakaan maut di Gerbang Tol (GT) Ciawi 2, Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, bertambah menjadi delapan meninggal dunia dan 11 luka-luka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Lebaran 2026
- Demi Kopdes Merah Putih, Mendes Minta Izin Minimarket Baru Ditahan
- Menhub Dorong Masjid di Jalur Mudik Jadi Rest Area Lebaran 2026
- BMKG Catat Gempa Magnitudo 7 di Kalimantan Utara, Pusat di Daratan
- Operasi SAR KLM Nur Ainun Balqis Dihentikan, 2 Korban Masih Hilang
Advertisement
BPNT Kulonprogo 2026 Disalurkan, Penerima Turun Jadi 904 KPM
Advertisement
Nawang Senja Jadi Spot Ngabuburit Favorit di Pantai Glagah
Advertisement
Berita Populer
- GoPay Hadirkan War Trakjil Ramadan, Hadiah hingga Miliaran
- 300 LPJU Gunungkidul Rusak, Banyak Jalan Gelap Saat Malam
- Gejala Hipertensi Bisa Muncul Diam-Diam, Kenali Sejak Dini
- Talud Batu Kali di Kota Jogja Diganti Beton Bertulang
- Iftar Ramadan Melia Purosani Jogja Sajikan 70 Menu Nusantara
- Malut United Vs Persija Malam Ini, Adu Tajam Lini Depan
- Ramadan, Razia Gepeng di Kota Jogja Diperketat
Advertisement
Advertisement







