Advertisement
Jumlah Korban Jiwa Akibat Gempa Magnitudo 7,3 di Vanuata Bertambah jadi 14 Orang
Foti ilustrasi seismograf gempa bumi / StockCake
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Jumlah korban jiwa akibat gempa 7,3 magnitudo yang melanda negara kepulauan Pasifik, Vanuatu, bertambah menjadi 14 orang.
Kepala Kantor Federasi Internasional Palang Merah Pasifik Katie Greenwood menjelaskan penambahan jumlah korban akibat gempa tersebut.
Advertisement
BACA JUGA: Kementerian Pekerjaan Umum Luncurkan Buku Peta Sumber Gempa Indonesia
"Pemerintah Vanuatu melaporkan bahwa 14 orang dipastikan meninggal dan 200 orang lainnya dirawat di rumah sakit utama di Port Vila akibat cedera," tulis Greenwood di X dikutip, Rabu (18/12/2024).
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sebelumnya pada hari itu mengatakan bahwa gempa kuat tersebut terjadi di wilayah yang berjarak kurang dari 20 mil (32.19 kilometer) sebelah barat Ibu Kota Vanuatu, Port Vila, yang berpenduduk 36.000 jiwa.
Terkait peristiwa tersebut, Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS (NOAA) mengeluarkan peringatan tsunami, yang kemudian dibatalkan.
Upaya penyelamatan untuk mengevakuasi orang-orang yang terjebak di reruntuhan bangunan dan puing-puing terus dilakukan sepanjang malam, lapor radio RNZ Selandia Baru.
Perdana Menteri Vanuatu Charlot Salwai mengatakan status darurat dan jam malam telah diberlakukan di daerah-daerah yang paling terdampak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement








