Pemuda Jogja Diminta Perkuat Karakter Hadapi Tantangan Era Digital
Wakil Wali Kota Jogja mengajak generasi muda membentengi diri dari narkoba, perundungan, dan pergaulan negatif melalui penguatan karakter dan aktivitas pos
Pelatihan Tata Kelola Keuangan bagi Weeka Sejahtera Group, sebuah industri rumah tangga penghasil minuman tradisional wedang uwuh./ Ist
BANTUL—Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto (ITDA) terus berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas usaha lokal melalui program pelatihan yang didanai oleh Direktorat Riset Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
Pada Kamis, 5 September 2024, Tim PkM ITDA mengadakan Pelatihan Tata Kelola Keuangan bagi Weeka Sejahtera Group, sebuah industri rumah tangga penghasil minuman tradisional wedang uwuh. Selanjutnya, pada Kamis, 12 September 2024, Tim PkM kembali menggelar Pelatihan Manajemen Produksi untuk Weeka Sejahtera Group.
Pelatihan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat dengan skema pemberdayaan berbasis masyarakat. Sasaran utama pelatihan Tata Kelola Keuangan adalah pengelola Weeka, dengan 15 peserta yang turut serta. Sementara itu, pelatihan Manajemen Produksi diikuti oleh pengelola dan karyawan Weeka, juga dihadiri oleh 15 peserta.
Ketua Tim PkM, Riani Nurdin, menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman para peserta terkait standar akuntansi yang tepat dalam tata kelola keuangan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam manajemen produksi. "Setelah pelatihan ini, kami berharap tata kelola keuangan di Weeka menjadi lebih akuntabel dan terstandar, serta produksi mereka bisa semakin berkualitas dan efisien," ujar Riani.
Selain memberikan pelatihan, Tim PkM ITDA juga menyerahkan sejumlah peralatan produksi kepada Weeka Sejahtera Group, di antaranya mesin oven pengering, mesin pencuci jahe, dan mesin rotary dryer. Tak hanya itu, Weeka juga mendapatkan sistem informasi manajemen (SIM) keuangan serta pendampingan dalam penggunaan sistem tersebut.
Program ini bertujuan untuk memperkuat aspek produksi dan tata kelola keuangan Weeka, sehingga mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produknya. Dengan adanya perbaikan di kedua sektor ini, Weeka Sejahtera Group diharapkan dapat memperluas jangkauan pasarnya, termasuk ke sektor ritel, perhotelan, restoran, dan bahkan industri penerbangan.
Selain Riani Nurdin, Tim PkM ITDA juga diperkuat oleh Yasrin Zabidi, S.T., M.T., dan Harliyus Agustian, S.Kom., M.Cs., dengan bantuan dari mahasiswa Teknik Industri ITDA, Badrudin Syakban Purnomo dan Sonya Dosyam Putri Buqoiriyah.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung usaha-usaha lokal agar lebih kompetitif dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas, serta sebagai bukti nyata kontribusi ITDA dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Wali Kota Jogja mengajak generasi muda membentengi diri dari narkoba, perundungan, dan pergaulan negatif melalui penguatan karakter dan aktivitas pos
Promo tiket Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko masih berlaku hingga 3 Juli 2026. Ada buy 1 get 1, diskon tiket, dan promo naik candi.
BLT Kesra Rp900.000 belum dipastikan cair pada Juli 2026. Simak penjelasan terbaru, syarat penerima, dan cara cek status bansos.
Kelurahan Kadipaten mendorong pemanfaatan pekarangan pangan melalui pelatihan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menambah penghasilan warga.
Mi Lethek Yu Murti di Srandakan Bantul naik kelas dengan kemasan modern. Kini dipasarkan di 50 toko dan omzetnya tembus Rp20 juta.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Rabu 1 Juli 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.