Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, SUDAN—Jumlah korban tewas akibat hujan deras dan banjir yang sedang berlangsung di Sudan meningkat menjadi 132 orang, lapor Kementerian Kesehatan negara tersebut pada Senin (26/8/2024).
Sebelumnya pada Agustus, pihak berwenang Sudan melaporkan bahwa 68 orang tewas akibat bencana alam ini, dan menambahkan bahwa para korban meninggal karena berbagai sebab, termasuk rumah yang roboh dan tenggelam akibat ketinggian banjir.
"Jumlah korban tewas telah mencapai 132 orang," kata Kementerian Kesehatan Sudan dalam sebuah pernyataan.
Hujan deras telah melanda 10 wilayah di Sudan, di mana Negara Bagian Utara dan Negara Bagian Sungai Nil adalah yang paling parah terkena dampaknya, tambah pihak berwenang.
Lebih dari 12.400 rumah hancur total akibat hujan deras yang terus berlanjut, menurut kementerian itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 25 Mei 2026 lengkap. Tarif Rp8.000, berangkat hampir tiap jam, solusi cepat anti macet.
Bruno Fernandes mencetak 21 assist musim ini, memecahkan rekor Liga Inggris dan mengungguli Thierry Henry serta Kevin De Bruyne.
Pemda DIY siapkan satgas khusus atasi kejahatan jalanan. Libatkan polisi, TNI, BIN hingga BNN.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.