Angka PHK Nasional Januari 2026 Turun Drastis Menjadi 359 Orang
Kemenaker catat penurunan drastis angka PHK Januari 2026 menjadi 359 orang, turun jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu di Banten.
Calon Presiden Ameriksa Serikat (AS), Donald Trump./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Insiden penembakan calon presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump direspon oleh banyak kalangan. Beberapa di antaranya yang kompak memberikan reaksinya adalah para miliarder dunia.
Sederet bos raksasa teknologi hingga miliarder mulai dari CEO Google Sundar Pichai, CEO Apple Tim Cook, hingga CEO Tesla Elon Musk bereaksi atas insiden penembakan calon presiden (capres) Amerika Serikat Donald Trump saat kampanye, Sabtu (13/7/2024) waktu setempat.
Diketahui, Trump terkena peluru di bagian atas telinga kanannya hingga berdarah dan segera dilarikan ke rumah sakit. Berdasarkan identifikasi FBI, Thomas Matthew Crooks, 20, dari Bethel Park, Pennsylvania, merupakan tersangka dalam percobaan pembunuhan terhadap Donald Trump.
Berikut daftar miliarder yang merespons tragedi penembakan Donald Trump:
Pichai mengaku terkejut dan mengutuk kekerasan percobaan pembunuhan Presiden ke-45 AS itu. “Saya berharap Presiden Trump cepat sembuh. Saya terkejut dengan penembakan hari ini dan hilangnya nyawa. Kekerasan politik tidak dapat ditoleransi dan kita semua harus bersatu untuk menentangnya dengan kuat,” tulis Pichai dalam akun X miliknya.
Nadella juga ikut bereaksi atas insiden ini. Nadella berharap Trump dapat segera pulih dari peristiwa penembakan. “Tidak ada tempat untuk segala jenis kekerasan dalam masyarakat kita. Saya menyampaikan harapan terbaik saya kepada Presiden Trump untuk pemulihan yang cepat dan semua yang terkena dampak peristiwa mengerikan hari ini,” katanya.
Cook turut serta menguntai doa untuk kesembuhan Trump. Tim Cook juhga mengutuk kekerasan tersebut. “Saya berdoa untuk pemulihan cepat Presiden Trump. Pikiran saya tertuju padanya, para korban lainnya, dan keluarga Trump. Saya sangat mengutuk kekerasan ini,” tulis Tim Cook.
Musk juga ikut bereaksi. Dalam cuitannya, Musk menawarkan dukungan untuk Trump dan juga mengkritik Dinas Rahasia karena membiarkan kejadian seperti itu terjadi. “Saya sepenuhnya mendukung Presiden Trump dan berharap pemulihannya cepat,” tulis Musk.
Musk juga membandingkan Trump dengan mantan Presiden AS Theodore. “Terakhir kali Amerika memiliki kandidat sekuat ini adalah Theodore Roosevelt.”
Lebih lanjut, Musk juga mengkritik keamanan Donald Trump yang dinilai tidak mampu. “Apapun yang terjadi, pimpinan SS harus mengundurkan diri,” tambahnya.
Tak hanya petinggi raksasa teknologi, sejumlah miliarder hingga pebisnis juga memberikan reaksi atas terjadinya insiden penembakan Donald Trump.
Ackman mendukung Donald Trump dalam pemilihan Presiden AS. Dalam cuitan di akun X miliknya, Ackman telah membuat keputusan ini dengan hati-hati, rasional, dan dengan mengandalkan data empiris sebanyak mungkin.
“Ini akan membutuhkan posting bentuk panjang untuk menjelaskan pemikiran saya. Saya bahkan mungkin memecahkan rekor saya sendiri. Saya hanya tidak punya waktu atau merasakan urgensi untuk menulis posting karena kami masih beberapa bulan dari pemilihan,” ujarnya.
Jeff Bezos juga ikut bersuara atas insiden ini. Menurutnya, Trump menunjukkan keberanian yang luar biasa dalam kampanye tersebut.
“Mantan Presiden kami menunjukkan rahmat dan keberanian yang luar biasa di bawah api literal malam ini. Sangat berterima kasih atas keselamatannya dan sangat sedih untuk para korban dan keluarga mereka,” tulisnya.
Di sisi lain, Presiden AS Joe Biden juga mengutuk kekerasan tersebut. Dia pun mengungkap kelegaannya karena Trump dalam keadaan baik.
“Saya bersyukur mendengar bahwa dia [Donald Trump] aman dan baik-baik saja. Saya berdoa untuk dia dan keluarganya dan untuk semua orang yang hadir pada rapat umum tersebut, sambil menunggu informasi lebih lanjut,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Kemenaker catat penurunan drastis angka PHK Januari 2026 menjadi 359 orang, turun jauh dibandingkan periode yang sama tahun lalu di Banten.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.