Dishub DIY Kembangkan Sigap Aset, Pantau 25.730 Perlengkapan Jalan
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep ditemui seusai Kopdarwil di Sahid Raya Hotel & Convention pada Senin (15/1/2024)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JAKARTA—Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saidiman Ahmad menyebut putra bungsu Presiden RI Joko Widodo tidak hanya memiliki kans maju pada pemilihan kepala daerah di Jakarta, melainkan juga di Jawa Tengah.
"Kaesang sekarang cenderung lebih unggul dari calon lain [di Jawa Tengah]," kata Sadiman di Jakarta, Jumat.
Sadiman menjelaskan hal tersebut terjadi karena Ketua Umum PSI itu memiliki sejarah tersendiri di Jawa Tengah mengingat ayahnya dahulu pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo. Selain itu, faktor yang menyebabkan tingginya elektabilitas Kaesang adalah belum munculnya tokoh lain yang menonjol dan menarik perhatian masyarakat Jawa Tengah.
BACA JUGA : Respons Gibran Soal Kaesang Pangarep Masuk Bursa Calon Wali Kota Solo
Terang saja, menurut data yang dia miliki, tingkat pengenalan warga terhadap nama-nama calon gubernur potensial masih rendah, yakni di bawah 50 persen.
"Saya melihat belum ada tokoh yang benar-benar dominan dalam pemilihan gubernur di Jawa Tengah. Di antara nama-nama yang ada, Ahmad Luthfi dan Kaesang Pangarep sedikit lebih unggul dibanding yang lain, namun keunggulan keduanya tidak dominan," kata Sadiman.
Dengan kondisi tersebut, dia memastikan pertarungan pada Pilkada Jawa Tengah masih terbuka akan masuknya tokoh-tokoh baru yang layak menandingi elektabilitas Kaesang Pangarep. Sebelumnya, Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia DKI menyebutkan akan ada kejutan pada Agustus 2024 terkait nama bakal calon gubernur DKI untuk mengikuti Pilkada 2024.
"Calon tentu saja masih sangat dinamis, seperti yang disampaikan Ketum Mas Kaesang di banyak pertemuan, yaitu tunggu kejutannya pada Agustus," kata Ketua DPW PSI DKI Jakarta Elva Farhi Qolbina dalam kunjungan ke Gedung Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Jakarta, Selasa.
Elva menjelaskan pihaknya masih menjaring pihak potensial untuk bisa menyelesaikan masalah DKI Jakarta, seperti isu kemacetan, darurat sampah di Jakarta dan masalah kesejahteraan masyarakat, khususnya masalah bantuan sosial (bansos) yang tidak tepat sasaran.
Fraksi PSI dan NasDem sepakat bahwa hal ini harus menjadi perhatian khusus pemimpin Jakarta berikutnya terutama menjelang Pilgub DKI. "Hari ini, kami melakukan kunjungan silaturahmi politik kedua ke NasDem, setelah sebelumnya bersilaturahmi dengan PKS," ujarnya.
BACA JUGA : Peluang Kaesang Maju Pilgub Usai MA Batalkan Syarat Minimal Usia, Gibran Bilang Begini
Elva mengatakan pembahasan dalam kunjungan kali ini terkait upaya tingkat legislatif di DKI Jakarta mengingat NasDem juga berkesempatan memperoleh kursi pimpinan DPRD. "Artinya harus ada sinergi dan kolaborasi yang lebih konkret lagi nanti di tingkat legislatif," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dishub DIY mengembangkan Sigap Aset untuk memantau perlengkapan jalan. Data 2026 mencatat kekurangan 27.590 unit dari total kebutuhan.
CPW menilai RUU Penyadapan mendesak untuk menyelaraskan 12 UU sekaligus memperkuat perlindungan privasi warga negara.
BNPB memastikan operasi pemadaman karhutla tetap berjalan dengan memperketat keselamatan usai helikopter Super Puma H-225 jatuh di Sungai Barito.
Jadwal MotoGP Qatar 2026 malam ini di Trans7, Vidio, dan Vision+. Marc Marquez berpeluang mengunci gelar juara dunia.
Jalan Pantura Semarang-Demak ditinggikan 1 meter untuk mengantisipasi banjir rob. Proyek Kaligawe ditargetkan rampung 15 Desember 2026.
Mentan Amran menerima 340 aduan dugaan penyimpangan pertanian dalam dua minggu, mulai dari beras, pupuk, alsintan hingga cetak sawah.