Advertisement
IOF Kembangkan Sport Tourisme Berbasis Komunitas di DIY
Pelantikan Pengurus IOF Pengda DIY Periode 2023 - 2027, di Royal Ambarrukmo Jogja, Minggu (19/5 - 2024).
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Jogja sejak dulu menjadi barometer perkembangan off road di Indonesia. Tidak salah jika Jogja menjadi sport tourisme berbasis komunitas.
Ketua Umum PP Indonesia Off-Road Federation (IOF), Irjen Pol. (Purn) Sam Budigusdian mengatakan Jogja sejak dulu bisa dikatakan barometer perkembangan off-road di Indonesia. Banyak offroader besar yang lahir dari Jogja.
Advertisement
"Jadi tidak salah kalau Jogja menjadi sport tourisme berbasis komunitas. Tempatnya tepat di Jogja yang menjadi salah satu tempat wisata," kata Sam usai melantik Pengurus IOF Pengda DIY Periode 2023 - 2027, di Royal Ambarrukmo Jogja, Minggu (19/5/2024).
Sport tourism berbasis komunitas ini bisa melayani wisatawan untuk off road. Selain dapat membantu menunjang sektor pariwisata, potensi Offroader di DIY dinilai juga mampu membantu menghadapi potensi bencana. Sam memahami potensi bencana alam di DIY sehingga anggota IOF memiliki semangat volunteer yang siap membantu jika ada bencana.
"Para offroader ini relawan yang siap membantu penanganan bencana. Offroader temen-temen sudah paham menanggulangi bencana dan menjadi garda terdepan yang dilibatkan sewaktu-waktu terjadi bencana," ungkapnya.
Tinggal bagaimana, lanjut Sam, Pengurus IOF DIY mampu meramu dan mengembangkan para anggotanya. Daya tarik Jogja menjadi peluang untuk terus meningkatkan kapasitas para offroader. Termasuk ikut memberikan kontribusi ke masyarakat.
"Misalnya event komunitas selalu ingin dilaksanakan di Jogja. Setiap event selalu melibatkan pelaku UMKM. Ini yang tidak ada di tempat lain. Ini bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat," katanya.
Ketua IOF Pengda DIY, Kombes Pol. Burkan Rudy Satria mengatakan keberadaan IOF diharapkan bisa bermanfaat kepada masyatakat. Dia juga menyadari potensi bencana di DIY, namun juga memiliki potensi wisata yang besar.
Mantan Kapolres Sleman ini juga mendorong agar para anggota IOF DIY memberi manfaat untuk dua hal tersebut kepada masyarakat. "Kami memiki Divisi SAR yang relatif cukup aktif di kebencanaan. Kami siap setiap saat turun jika terjadi bencana. Saat ini anggota kami di DIY untuk R2 1.500 unit dan R4 hampir mendekati 1.000 ujit," ujar Burkan.
Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DIY, R. Kadarmanta Baskara Aji yang juya menghadiri kegiatan tersebut berharap agar kepengurusan baru IOF DIY bisa lebih baik dibandingkan pengurus sebelumnya. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY itu juga berharap agar jumlah anggota IOF di DIY akan semakin banyak.
"Kami sampaikan selamat menjalankan tugas bagi pengurus baru IOF DIY dan mudah-mudahan jalannya organisasi lebih baik. Di DIY penggemar IOF di DIY sungguh sangat fanatik. Terus memberikan manfaat dan kontribusi baik di masyarakat," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Bawa Tikar Sendiri di Pantai Krakal Diminta Bayar, Ini Kata Pemkab
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
Advertisement
Advertisement








