Dana Desa 2026 Dikunci 58 Persen untuk KDMP, Ini Dampaknya
58 persen Dana Desa 2026 atau Rp34,57 triliun dikunci untuk KDMP. Pemerintah sebut lebih tepat sasaran, desa khawatir fleksibilitas menyusut.
Khofifah Indar Parwansa - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Partai Golkar akhirnya resmi mengusung Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) dalam Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024.
Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menyerahkan surat keputusan penugasan Khofifah-Emil sebagai bakal cagub-cawagub Jatim 2024 di kediaman Airlangga, Kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan, Jumat (17/5/2024) malam.
"Dari Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar, kami sudah mengeluarkan surat keputusan untuk mengusung Ibu Khofifah dan Mas Emil sebagai calon gubernur Jawa Timur dan wakil gubernur," ujar Airlangga.
Dia menjelaskan, Golkar merasa kinerja Khofifah-Emil selama memimpin Jatim lima tahun terakhir sangat memuaskan. Oleh sebab itu, Golkar ingin kepemimpinan Khofifah-Emil dilanjutkan untuk lima tahun ke depan.
Bahkan, Airlangga mengklaim Gerindra, Demokrat, dan PAN yang sama-sama tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) juga akan mendukung Khofifah-Emil.
Menko Bidang Perekonomian ini menerangkan, KIM mempunyai 52% kursi di DPRD Jatim sehingga bisa mengusung Khofifah-Emil. "Kami sudah komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju yang seluruhnya punya calon yang sama," katanya.
BACA JUGA: Pilkada Kulonprogo 2024, PDI Perjuangan Jaring Tujuh Nama
Sementara itu, Khofifah menyatakan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Partai Golkar. Bersama Emil Dardak, dia menyatakan akan menjalankan tugas untuk memenangkan Pilkada Jatim 2024. "Mandat yang sangat berharga bagi kami," jelas Khofifah pada kesempatan yang sama.
Dia juga menekankan pentingnya proses pembangunan yang beriringan dengan pemerintah pusat. Apalagi, menurutnya, dengan pindahnya Ibu Kota ke Kalimantan akan buat Jatim menjadi episentrum di Jawa secara de facto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
58 persen Dana Desa 2026 atau Rp34,57 triliun dikunci untuk KDMP. Pemerintah sebut lebih tepat sasaran, desa khawatir fleksibilitas menyusut.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.