Advertisement
Menguat Sinyal Megawati Mau Bertemu Prabowo Setelah Rakernas PDIP
Dokumentasi Megawati Soekarnoputri (kiri) dan Prabowo Subianto saat masa tenang Pilpres 2009 dengan memasak makanan favorit Megawati di Kebagusan, Jakarta, Selasa (7/7/2009). Foto/Khijul/ed - mes.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Hubungan personal antara Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan calon presiden terpilih Prabowo Subianto ditegaskan selalu terjaga. Bahkan sinyal Megawati akan bertemu Prabowo makin menguat.
Megawati disebut akan bersedia temui Prabowo setelah PDIP menggelar rapat kerja nasional (rakernas) ke-IV pada akhir Mei mendatang.
Advertisement
Ketua DPP Ahmad Basarah menegaskan hubungan personal antara Megawati dengan Prabowo selalu terjaga. Megawati dan Prabowo tidak punya perselisihan pribadi sehingga pertemuan antar kedua sangat memungkinkan.
Meski demikian, lanjut Basarah, jika pertemuan yang dimaksud berkaitan dengan arah politik PDIP pada pemerintah Prabowo maka hanya mungkin terjadi setelah Rakernas ke-IV PDIP.
"Jika pertemuan yang dimaksud adalah bersifat politik formal kenegaraan maka kita akan masih menunggu sebuah rapat kerja nasional yang tadi Mas Djarot sudah informasikan detail tanggalnya, yaitu 24, 25, 26 Mei yang akan datang," kata Basarah di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2024) malam.
BACA JUGA: Jokowi dan Gibran Bukan Bagian dari PDIP, Komarudin Watubun: Orang Sudah di Sebelah Sana
Wakil ketua MPR ini menyatakan dalam rakernas nanti para pengurus partai dari daerah hingga pusat akan bermusyawarah untuk memberikan usulan kepada Megawati ihwal arah partai ke depan.
Salah satu usulan tersebut, terkait apakah PDIP akan bergabung ke pemerintahan atau oposisi Prabowo. Meski demikian, dia ingatkan bahwa PDIP sudah berpengalaman lama baik jadi oposisi ataupun pendukung pemerintahan.
"Ibu Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum PDI Perjuangan, pemegang hak prerogatif kongres, untuk kemudian di sanalah [Rakernas IV PDIP] akan menentukan sikap politiknya, akan berada atau di luar pemerintah," jelas Basarah.
Di samping itu, dia mengakui pertemuan secara pribadi antara Megawati dan Prabowo juga masih terbuka sebelum Rakernas ke-IV PDIP. Namun, Basarah meyakini Megawati merupakan sosok yang tahu kapan akan menjadi seorang ketua umum partai atau seorang warga negara biasa.
"Bu Mega tetap terikat oleh aturan yang dibuat di partainya sendiri. Beliau telah memutuskan 24-26 Mei yang akan datang dilaksanakan sebuah rapat kerja nasional yang salah satunya akan diambil keputusan strategis tentang bagaimana positioning politik PDI perjuangan terhadap pemerintahan Prabowo," ujarnya. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Jalur Alternatif Sleman Siap Lebaran, Lampu Jalan Dipastikan Nyala
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kebakaran Gudang Oven Kayu di Sewon, Kerugian Rp30 Juta
- Iran Ancam Serang Pusat Data Google hingga Microsoft
- Conan O'Brien Jadi Host Oscar 2026
- Daftar Tol yang Larang Truk Sumbu 3 Selama Mudik Lebaran 2026
- Jersey Timnas dari Kelme Tuai Kritik, Disebut Mirip Baju Partai
- Rossi Sebut Marquez Sulit Dikalahkan dengan Motor Biasa
- Sekuel K-Pop: Demon Hunters Resmi Diproduksi Netflix
Advertisement
Advertisement








