Program Vokasi 2026 Dibuka, 50 Ribu Korban PHK Jadi Prioritas
Pemerintah membuka program vokasi 2026 bagi 50 ribu korban PHK dan 220 ribu lulusan SMA-SMK dengan anggaran Rp6,26 triliun.
Ilustrasi banjir/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan SAR Nasional (Basarnas) diminta agar meningkatkan kesiapsiagaan menyelamatkan masyarakat yang menjadi korban bencana, terutama di daerah-daerah rawan bencana. Hal ini diungkapkan Komisi V DPR RI.
"Komisi V meminta Basarnas meningkatkan kesiapsiagaan, utamanya di daerah rawan bencana. Kita tahu Pak Kusworo (Kepala Basarnas), akhir-akhir ini terjadi banyak bencana, seperti di Sumatera Barat. Kami berharap Basarnas itu dapat selalu siap," kata Wakil Ketua Komisi V DPR RI Muhammad Iqbal selaku pimpinan rapat dengar pendapat Komisi V DPR dengan Kepala Basarnas di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (14/3/2024).
Hal tersebut merupakan salah satu kesimpulan dari rapat dengar pendapat yang dihadiri langsung oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Kusworo itu.
Selain soal peningkatan kesiapsiagaan di daerah rawan bencana, kesimpulan rapat tersebut juga menyoroti permintaan dari Komisi V agar Basarnas meningkatkan pembinaan dan pelatihan potensi SAR untuk mendukung penyelamatan dan evakuasi korban dalam operasi SAR.
Berikutnya, Komisi V DPR RI juga meminta Basarnas agar melakukan perawatan secara berkala terhadap sarana dan prasarana yang digunakan untuk mencari ataupun menyelamatkan para korban dari suatu kejadian atau bencana.
BACA JUGA: India Luncurkan Iris, Guru Sekolah Berwujud Robot AI
Selanjutnya, Komisi V menyarankan Basarnas agar mengajukan atau mengusulkan pergantian peralatan operasi SAR yang sudah tidak layak untuk digunakan dalam mencari ataupun menyelamatkan korban bencana.
Terakhir, Komisi V DPR RI menyatakan mendukung Basarnas mendapatkan penambahan anggaran untuk membangun balai pendidikan dan pelatihan (balai diklat) SAR.
Beragam hal yang disampaikan oleh Komisi V itu lalu disambut baik oleh Kepala Basarnas Kusworo. Menurut dia, segala dukungan dan masukan dari Komisi V itu dapat membuat kinerja Basarnas ke depannya menjadi lebih baik. "Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan dan masukannya yang bagi kami di Basarnas itu dapat membangun," ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah membuka program vokasi 2026 bagi 50 ribu korban PHK dan 220 ribu lulusan SMA-SMK dengan anggaran Rp6,26 triliun.
Ekonom UGM prediksi harga Pertamax bisa turun pada Juli 2026 seiring turunnya harga minyak dunia dan meredanya tensi geopolitik.
Ekonom Permata Bank sebut pelemahan rupiah picu kenaikan harga barang impor dan tekan daya beli rumah tangga secara bertahap.
Waskita Karya kantongi proyek Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 3 senilai Rp2,1 triliun untuk mempercepat akses Borobudur dan dorong ekonomi daerah.
BPBD Pati siapkan pengungsian dan bantuan bagi warga Tunggulsari terdampak banjir rob, 73 rumah terdampak dan pemantauan masih dilakukan.
DPMKP2KB memastikan seluruh kalurahan di Gunungkidul telah mengurus pencairan dana desa termin kedua 2026. Diperkirakan anggaran ini sudah ditransfer pada Kamis