Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. ANTARA - Anadolu Agency
Harianjogja.com, JAKARTA—Staf United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees (UNRWA) atau Agensi Pekerjaan dan Pemulihan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat dituding terlibat dalam penyerangan Hamas ke Israel. Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI minta tudingan ini dibuktikan.
Juru Bicara Kemlu RI Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa saat ini diperlukan investigasi yang transparan dan tuduhan itu tentu harus dibuktikan.
"Setiap tuduhan harus dibuktikan. Karena itu, investigasi yang menyeluruh, kredibel dan transparan harus dilakukan," katanya, pada Selasa (30/1/2024).
Dia menyatakan bahwa Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) juga telah menginstruksikan Office of Internal Oversight Service (OIOS) atau Kantor Layanan Pengawasan Internal PBB untuk melakukan investigasi. "Kita tunggu hasilnya," ujarnya, kepada para awak media, dalam keterangan resmi.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa Indonesia menyayangkan keputusan sejumlah negara donor yang langsung menangguhkan dukungan keuangan ke UNRWA, sebelum tuduhan itu dibuktikan.
BACA JUGA: Uang Transportasi Pelantikan KPPS di KPU Sleman Senilai Rp1,2 Miliar Segera Cair
Menurutnya, langkah tersebut akan memperburuk situasi kemanusiaan di Gaza, Palestina, yang saat ini sudah sangat sulit.
Seperti diketahui sebelumnya, sejumlah negara, termasuk Austria, Inggris, Amerika Serikat (AS), Kanada, Jerman dan Italia, bahkan Jepang ikut mengumumkan penangguhan pendanaan untuk UNRWA.
Komisaris Jenderal UNRWA Philippe Lazzarini memerintahkan pemecatan beberapa pegawai badan tersebut karena dugaan hubungan dengan serangan Hamas ke Israel, pada tahun lalu.
PBB telah mendesak beberapa negara itu untuk mempertimbangkan kembali keputusan penghentian bantuan keuangan ke UNRWA tersebut, Minggu (28/1/2024).
PBB berjanji bahwa setiap staf yang terbukti terlibat dalam serangan Hamas terhadap Israel akan dihukum dan memperingatkan bantuan untuk 2 juta warga di Gaza Palestina kini dipertaruhkan. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Dua korban kebakaran di Berbah berhasil dievakuasi dari lantai tiga. Proses evakuasi terkendala akses sempit dan material berbahaya.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menegaskan proses hukum terhadap pelaku pencurian kabel prasarana Whoosh diperlukan untuk memberikan efek jera.
Harga beras Jogja naik pada September 2026 akibat pasokan berkurang. BPS juga mewaspadai kenaikan harga pangan menjelang Nataru.
Kebakaran Trans Home Sleman terjadi Kamis siang. Api muncul dari bagian belakang dan cepat merembet hingga melahap area toko.