Advertisement

Merapi Kembali Muntahkan Guguran Awan Panas, Hujan Abu Kembali Guyur Tegalmulyo Klaten

Taufiq Sidik Prakoso
Rabu, 24 Januari 2024 - 19:37 WIB
Mediani Dyah Natalia
Merapi Kembali Muntahkan Guguran Awan Panas, Hujan Abu Kembali Guyur Tegalmulyo Klaten Guguran awan panas Gunung Merapi di Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten, Minggu (21/1/2024). ist - X @BPPTKG

Advertisement

Harianjogja.com, KLATEN—Guguran awan panas Gunung Merapi kembali terjadi Rabu (24/1/2024) sore. Akibatnya, hujan abu tipis kembali mengguyur beberapa wilayah Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Klaten Jawa Tengah.

Sebelumnya, awan panas guguran, bahkan erupsi Gunung Merapi juga terjadi pada Minggu (21/1/2024) siang. “Sore ini di beberapa wilayah Tegalmulyo kena hujan abu tipis meskipun tidak sama antara wilayah atas dan bawah. Hanya hujan abu tipis,” kata Ketua Organisasi Pengurangan Risiko Bencana Desa Tegalmulyo, Subur, saat dikutip dari Solopos.com, Rabu.

Advertisement

Subur menjelaskan hujan abu vulkanik itu tak mempengaruhi aktivitas warga. Warga tetap beraktivitas seperti biasa. “Hujan abu berlangsung sekitar tiga menit hingga lima menit,” kata Subur.

Selain di Desa Tegalmulyo, hujan abu akibat awan panas guguran dari Gunung Merapi itu juga mengguyur wilayah Desa Sidorejo, Kecamatan Kemalang. Hujan abu tipis itu terjadi di wilayah atas desa tersebut seperti di kawasan Deles. “Iya [hujan abu] tetapi tipis. Kondisinya tetap aman,” kata salah satu warga, Sukiman.

Baca Juga

Tetap Waspada! Aktivitas Menurun, Suplai Magma Merapi Masih Terjadi

Awan Panas Merapi Kian Intens, Begini Penjelasan BPPTKG

Aktivitas Merapi Meningkat, Pelaku Wisata Mulai Siap Siaga

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Nur Tjahjono Suharto, menjelaskan hujan abu tipis terjadi di wilayah Desa Tegalmulyo. BPBD masih melakukan asesmen terkait wilayah yang terdampak hujan abu.

Berdasarkan informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melalui akun Instagram @bpptkg, Rabu, terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pada Rabu (24/1/2024) pukul 15.56 WIB dengan amplitudo maksimal 51 mm serta durasi 168,28 detik.

Sementara jarak luncur awan panas guguran maksimal 1.800 meter ke arah barat daya atau Kali Bebeng. Visual Gunung Merapi berkabut dan arah angin ke timur-tenggara. Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya

Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya

Sleman
| Minggu, 05 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis

Wisata
| Minggu, 05 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement