Advertisement
Satu Ekor Gajah Ditemukan Mati di Hutan Mukomuko, Diduga Dibunuh

Advertisement
Harianjogja.com, MUKOMUKO—Satu ekor Gajah Sumatra (Elephas Maximus Sumatranus) yang liar dan berjenis kelamin betina ditemukan mati dalam kawasan hutan Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, yang diduga dibunuh oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Penanggung jawab Konsorsium Bentang Seblat Ali Akbar keterangan tertulis yang diterima di Mukomuko, Sabtu (6/1/2024) mengatakan satu ekor Gajah Sumatra liar berjenis kelamin betina ditemukan mati pada 31 Desember 2023 sekira pukul 11.47 WIB dalam konsesi PT Bentara Arga Timber (BAT).
Advertisement
"Pada tengkorak bangkai gajah terdapat lubang, diduga akibat tembakan peluru senjata api. Lubang sebesar kurang lebih 1,5 cm itu tembus dari bagian bawah rahang sampai ke os frontalis (tengkorak bagian depan atau dahi)," ujarnya.
Atas kejadian ini, ia menyatakan negara harus membuka informasi secara lengkap atas kondisi hutan dan segera melakukan penindakan terhadap kejahatan satwa gajah.
BACA JUGA: Masuk Masa Panen, Harga Gabah DIY Mulai Turun
Selain itu, katanya, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) harus melakukan tindakan untuk memastikan tidak terjadi lagi kematian gajah nonalami.
Ia menyebutkan bahwa lokasi penemuan bangkai gajah tersebut berada dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Air Ipuh 1 register 65, atau sekitar 3,5 kilometer dari batas Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.
Ia mengatakan kawasan hutan negara yang menjadi habitat gajah ini telah dibebani Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) atas nama PT BAT.
Melalui Surat keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.529 Tahun 2021 dengan luas konsesi 22.020 hektare. Jenis usaha pemanfaatan hutan untuk kegiatan pemanfaatan hasil hutan kayu hutan alam.
Secara spesifik dari total luasan konsesi PT BAT, wilayah yang masih dapat disebut hutan hanya 13.968,50 hektare, sisanya sudah habis dikonversi menjadi belukar dan kebun sawit.
Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu menurunkan timnya untuk melakukan pemeriksaan dan otopsi bangkai Gajah Sumatra yang dilaporkan mati di lokasi PT BAT di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari mengatakan BKSDA menerima laporan dari petugas PT BAT yang menemukan bangkai gajah dalam lokasi izin perusahaan yang memiliki izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan alam (IUPHHK-HA) tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Arus Balik Lebaran, Tol Semarang-Solo Bakal Dibikin Satu Arah Saat Kendaraan Menumpuk
- Libur Lebaran, Belasan Rumah TNI di Asrama Gajah II Terbakar
- Prison Break Sorong, Tujuh Narapidana Lapas Kabur dengan Melubangi Tembok Pakai Sendok Makan
- Pemerintah Jepang Keluarkan Peringatan Ancaman Gempa Dahsyat, Perkiraan Korban hingga 300 Ribu Orang
- Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement

Penyaluran Dana Penguatan Modal 2024 di Sleman Mencapai Rp3,09 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- PM Anwar Beri Bantuan Tunai untuk Korban Terbakarnya Pipa Petronas Gas Berhand
- PMI Sediakan Hadiah dan Suvenir Bagi Pendonor
- Sehari, 41.197 Kendaraan Keluar dari Pintu Tol di Klaten
- Arus Balik via Transportasi Udara Dimulai Hari Ini
- Menteri Karding Larang Warga Kerja di Kamboja dan Myanmar, Ini Alasannya
- Warga Wonogiri Ditemukan Meninggal di Sungai Code, Berikut Penjelasan Kepala Desa
- Bikin Septitank, Penyintas Gunung Lewotobi Temukan 16 Granat
Advertisement
Advertisement