Advertisement
Korban Tewas di Gaza Capai 20.674 Orang
rnWarga Palestina membongkar puing-puing rumah yang hancur akibat serangan Israel untuk mencari korban di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dengan kelompok Hamas di Khan Younis di selatan Jalur Gaza, Kamis (19/10/2023). - Antara/Reuters - Ibraheem Abu Mustafa\\r\\n\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan jumlah warga Gaza yang tewas karena serangan Israel telah meningkat menjadi 20.674 jiwa, sejak eskalasi pecah pada 7 Oktober 2023.
Kementerian itu menyatakan bahwa sebanyak 54.536 orang lainnya di Jalur Gaza terluka akibat bombardir Israel.
Advertisement
Juru bicara pemerintah Gaza Ismail Al-Sawabta mengatakan sistem layanan kesehatan di Jalur Gaza Palestina berada dalam kondisi "down".
“Sektor kesehatan di Gaza telah mencapai tahap kehancuran. Lebih dari 9.000 orang telah meninggal karena ketidakmampuan memberikan perawatan medis kepada mereka,” katanya, dilansir TASS, Selasa (26/12/2023).
Dia mencatat bahwa 23 rumah sakit di wilayah Jalur Gaza telah berhenti beroperasi akibat penembakan dan pemboman Israel.
Perwakilan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Richard Peeperkorn mengatakan bahwa hanya 9 dari 36 rumah sakit di Jalur Gaza yang berfungsi.
“Bantuan kemanusiaan yang tiba hanya mencakup 2% dari kebutuhan sistem kesehatan,” tambahnya.
Menurutnya, pihak berwenang di Jalur Gaza telah menyerukan agar 1.000 truk berisi bantuan kemanusiaan dikirim ke Jalur Gaza setiap hari untuk membangun kembali sistem layanan kesehatan.
BACA JUGA: Serangan Udara Israel Tewaskan 70 Warga Palestina
Badan pertahanan Israel yang bertanggung jawab atas urusan sipil Palestina (COGAT) mengatakan bahwa sebanyak 5.405 truk berisi bantuan kemanusiaan telah memasuki Jalur Gaza sejak konflik pecah.
Adapun dari 5.405 truk yang masuk tersebut telah mengakut 96.710 ton bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.
Seperti diketahui, ketegangan berkobar kembali di Timur Tengah ketika Hamas melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel dari Jalur Gaza, pada 7 Oktober 2023.
Israel membalas dengan melakukan blokade total terhadap Jalur Gaza dan melancarkan serangan udara ke daerah Palestina, serta beberapa wilayah di Lebanon dan Suriah. Serangan juga terjadi di Tepi Barat.
Gencatan senjata selama 7 hari telah diberlakukan di Jalur Gaza setelah kesepakatan yang dicapai antara Israel, Amerika Serikat (AS) dan Qatar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- PLN Padamkan Listrik Sejumlah Wilayah Sleman Sabtu Ini
- Korlantas Polri Operasikan ETLE Drone Awasi Pelanggaran Lalin
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 10 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Sabtu, Ada Layanan Malam
- KPK: Pengembalian Uang Kasus Kuota Haji Tembus Rp100 Miliar
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Pantai Baron Sabtu, Tarif Rp26.000
- Adopsi iOS 26 Melambat, Mayoritas iPhone Masih iOS 18
Advertisement
Advertisement




