Marak Beras Oplosan, Pemerintah Akan Hapus Jenis Beras Premium dan Medium
Pemerintah akan menghapus jenis beras premium dan medium. Langkah itu diambil seiring adanya temuan terkait beras premium oplosan yang dinilai merugikan masyara
Gambar kompleks Kantor Kepresidenan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pembangunan IKN di Kalimantan Timur tidak hanya menggunakan anggaran negara, tapi juga dari partisipasi masyarakat utamanya investor dalam negeri.
Deputi Pendanaan dan Investasi Badan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Agung Wicaksono menyampaikan, anggaran negara yang dialokasikan untuk membangun IKN secara total sekitar Rp35 triliun.
Sedangkan total komitmen investasi swasta di IKN telah mencapai Rp36 triliun jika dihitung hingga groundbreaking tahap dua. “Jadi jumlahnya hampir sama, bahkan lebih banyak yang investor dibanding APBN,” kata Agung dalam media briefing Perkembangan Investasi di IKN, Jumat (15/12/2023).
BACA JUGA: Otorita IKN Klaim Investor Korea Tertarik Bangun PLTN
Total komitmen investasi swasta ini, belum menghitung nilai investasi untuk proses groundbreaking tahap tiga yang dilaporkan mencapai Rp10 triliun. Jika ditotal, maka komitmen investasi swasta di IKN sekitar Rp46 triliun.
Agung mengatakan, total komitmen investasi swasta yang lebih besar menunjukkan bahwa IKN bukanlah kota yang hanya mengandalkan uang negara. Di sisi lain, IKN diizinkan untuk menerbitkan obligasi atau surat utang sebagaimana tertuang dalam Undang-undang No.21/2023 tentang Perubahan Atas UU No.3/2023 tentang Ibu Kota Negara.
BACA JUGA: Pembangunan Infrastruktur Dasar IKN Capai 60 Persen
Groundbreaking IKN Tahap 3 Dijadwalkan Pekan Depan Kendati begitu, Agung menyebut belum dapat menerbitkan obligasi dalam waktu dekat mengingat pemerintah tengah menyiapkan aturan turunan dari UU No.21/2023.
“Untuk punya obligasi, kalau misalkan pemerintah daerah atau obligasi daerah mesti punya revenue dulu, punya penghasilan dulu dari si pemerintah daerahnya. Jadi itu masih proses, tapi itu bagian dari pendapatan non APBN,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah akan menghapus jenis beras premium dan medium. Langkah itu diambil seiring adanya temuan terkait beras premium oplosan yang dinilai merugikan masyara
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Persib Bandung memastikan seluruh pemain dan ofisial aman usai diduga mendapat serangan oknum suporter setelah laga kontra PSM Makassar.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.