Advertisement

Relawan Anies-Muhaimin Luncurkan Kentongan Perubahan: Keadaan Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja

Newswire
Sabtu, 11 November 2023 - 14:57 WIB
Ujang Hasanudin
Relawan Anies-Muhaimin Luncurkan Kentongan Perubahan: Keadaan Negara Sedang Tidak Baik-baik Saja Bakal calon presiden Anies Baswedan (kiri) dan bakal calon wakil presiden Muhaimin Iskandar (kanan) berfoto bersama di sela Deklarasi Capres-Cawapres 2024 di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/9/2023). - Antara - Moch Asim

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Gerakan rakyat yang peduli keadilan, perubahan, dan perjuangan rakyat meluncurkan simbol Kentongan Perubahan untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) di Sekretariat Koalisi Perubahan, Jakarta, Jumat (10/11/2023)

"Kami memperkenalkan satu simbol, yakni kentongan perubahan," kata Koordinator Badan Pekerja (Baja) AMIN Sudirman Said dilansir dari Antara

Advertisement

Sudirman Said menjelaskan bahwa gerakan itu sebagai bentuk kepedulian atas kondisi saat ini, yang cukup memprihatinkan terkait dengan agenda reformasi dan ancaman demokrasi.

Kepedulian itu, kata dia, diwujudkan melalui sebuah simbol kentongan bambu.

Peluncuran simbol itu, lanjut dia, bermakna untuk menggugah kesadaran warga bahwa keadaan sedang tidak baik-baik saja. Pendukung Anies-Muhaimin ingin mengajak, mengundang, dan mendorong perubahan melalui Pemilu 2024.

"Kami ingin menyatakan, mengingatkan, membangunkan, mengundang, sekaligus menyatukan warga untuk menyongsong perubahan itu," ujarnya.

BACA JUGA: Bertemu Relawan di Jogja, Anies Baswedan Sebut Banyak Masyarakat Inginkan Perubahan

Peluncuran ditandai dengan membunyikan kentongan bambu secara bersama-sama oleh Koordinator Badan Pekerja (Baja) AMIN Sudirman Said, pegiat seni Embi C. Noor, dan para pimpinan sukarelawan Anies-Muhaimin.

Peluncuran gerakan rakyat itu bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November.

Menurut Sudirman, para pahlawan identik dengan patriotisme, dengan kerelaan berkorban bagi orang banyak. Sementara itu, sukarelawan yang hadir merupakan orang-orang yang mau berkorban dengan sumber dayanya sendiri, menghimpun kolega, dan berkumpul dalam satu gerakan rakyat.

"Bagi saya merupakan bentuk kepahlawanan yang baru," ujarnya.

Sudirman berpendapat bahwa patriotisme yang baru adalah mengembalikan demokrasi menjadi lebih sehat, membangun penegakan hukum, dan mendorong keadilan. Selain itu, politik harus menjadi ladang pengabdian, tempat pejuang-pejuang, patriot-patriot baru bekerja untuk melahirkan pekerjaan.

Ia berharap agar gerakan rakyat kentongan perubahan atau Kentongan 57 dapat membangun rasa bersatu dan berani dalam solidaritas perjuangan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tocantins Mengamuk di Maguwoharjo, PSS Sleman Pesta Gol Tanpa Ampun

Tocantins Mengamuk di Maguwoharjo, PSS Sleman Pesta Gol Tanpa Ampun

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement