Advertisement
Berdalih Targetkan Hamas, Israel Serang Kamp Pengungsian di Gaza
Seorang wanita menggendong seorang gadis bereaksi setelah serangan udara Israel menghantam lingkungan Ridwan di Kota Gaza, Gaza pada 23 Oktober 2023. ANTARA/Ali Jadallah / Anadolu/pri. (Anadolu via Reuters Connect - Ali Jadallah)
Advertisement
Harianjogja.com, LONDON—Militer Israel mengatakan pihaknya menyerang sasaran Hamas di sebuah kamp pengungsi di Gaza, Senin (23/10/2023) malam.
Sedangkan menurut kementerian kesehatan di daerah kantong Palestina itu, serangan tersebut menewaskan atau melukai puluhan orang.
Advertisement
Seorang juru bicara militer Israel mengatakan serangan itu menargetkan markas Hamas di kamp Al-Shati di Gaza, yang berbatasan dengan garis pantai Mediterania.
BACA JUGA: Obama Sebut Tindakan Israel di Gaza Bisa Jadi Senjata Makan Tuan
Juru bicara militer tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut.
Dalam pernyataan di Facebook, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza Ashraf Al-Qudra mengatakan korban dalam serangan Israel termasuk anak-anak dan perempuan.
Dia juga tidak memberikan rincian lebih lanjut. Media Palestina melaporkan bahwa sebanyak lima orang tewas di kamp tersebut. Reuters belum dapat mengkonfirmasi laporan tersebut.
Korban Tewas
Sebanyak 5.182 warga Palestina baik di Jalur Gaza maupun di Tepi Barat tewas dalam agresi pendudukan Israel yang berlangsung sejak 7 Oktober 2023, demikian menurut sejumlah sumber medis.
Pihak medis melaporkan 5.087 korban tewas di Jalur Gaza itu termasuk 2.055 anak, 1.119 perempuan dan 217 lansia tewas akibat gempuran Israel. Sementara itu, dilaporkan pula sebanyak 15.273 orang lainnya terluka.
Sumber itu menyebutkan pula bahwa pasukan Israel juga melakukan 23 pembantaian dalam sehari yang menelan 436 korban jiwa, termasuk 182 anak. Kebanyakan dari mereka berasal dari selatan Jalur Gaza.
Sementara itu, di wilayah pendudukan Tepi Barat korban tewas bertambah menjadi 95 orang setelah dua warga yakni Mahmoud Saif Nakhleh dan Muhammad Illyan ditembak mati pasukan Israel di kamp pengungsi Jalazone, Ramallah, pada Senin pagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Senin, Open House Sultan di Kepatihan. 70 Angkringan Disiapkan
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman DarkSword Intai iPhone, Segera Update iOS Anda
- Veda Ega Pratama Jadi Sorotan Media Spanyol Jelang Moto3 Amerika
- Tol Jogja-Solo Diserbu 376 Ribu Kendaraan Saat Lebaran
- Meta dan Google Kena Sanksi, Bahaya Medsos Terbukti
- Mulai 1 April, Kuota BBM Malaysia Dipotong
- AS Batasi Router Impor, Risiko Harga Naik Mengintai
- Gratis! Warga Bantul Bisa Jelajah 17 Museum
Advertisement
Advertisement





