Dies Natalis UNSA ke-28, Astrid Soroti Makna Estafet Antargenerasi
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bercerita tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2/2020). /Suara.com-Angga Budhiyanto
Harianjogja.com, JAKARTA—Viral video Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengomentari isu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka.
Video yang beredar di platform X ini berisi pendapat Ahox terkait wacana Gibran maju dalam kontestasi Pilpres 2024 sebagai Calon Wakil Presiden (cawapres). Video tersebut diunggah oleh pemilik akun @dennysiregar7.
"Ahok bicara tentang wapres muda ketika presnya udah sepuh dan sakit sehingga harus gantikan..," tulis @dennysiregar7.
BACA JUGA: Kapan Deklarasi Gibran sebagai Cawapres Prabowo Dilaksanakan? Ini Jawabannya
Dalam video tersebut, Ahok menilai, Gibran belum cukup berpengalaman untuk memimpin negara sebesar Indonesia. "Gibran belum teruji dan berpengalaman. Jadi Wali Kota saja baru dua atau tiga tahun. Dia belum teruji," kata Ahok, Jumat (20/10/2023).
Untuk mengurus negara sebesar Indonesia, lanjut Ahok, setidaknya harus punya pengalaman menjadi legislatif tingkat nasional maupun eksekutif tingkat provinsi. Dengan pengalaman itu, maka seseorang dianggap mampu karena memiliki pengetahuan tata negara yang lengkap.
"Kalau belum punya pengalaman dan anda maju presiden atau wakil presiden, nanti anda nggak ngerti. Ini bukan soal belajar atau coba-coba lho. Ini negara dipertaruhkan untuk menjadi negara maju di tahun 2045, mana boleh kita kasih ke orang yang coba-coba," ucapnya.
Ahok tidak bermaksud meremehkan Gibran atau anak muda lainnya. Ia yakin bahwa anak muda bisa lebih kreatif.
Namun, bicara tata negara, lanjut Ahok, pemimpin harus mengerti konstitusi. Bukan hanya yang berani untuk maju, tapi yang lengkap dengan track reccord yang jelas. Butuh waktu dan pembuktian, tidak instan.
"Saya tidak mau anak cucu saya harus menunggu sekian tahun lagi merasakan Indonesia maju. Kita nggak usah coba-coba deh, pilih yang pasti-pasti saja," ucapnya.
Video tersebut pun mendapat beragam komentar dari para pemilik akun X baik yang pro maupun kontra. Video tersebut hingga Sabtu pagi sudah ditayangkan lebih dari 250.00 kali, dan dibagikan serta disukai ribuan pengguna X.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dies Natalis ke-28 UNSA di Stadion Sriwedari diisi senam sehat dan lomba estafet. Astrid Widayani menyoroti makna estafet antargenerasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.