Advertisement
Muda Mendunia Festival Jadi Ajang Kreativitas Mahasiswa
Pembukaan MM Fest di UMY. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—BEM-KM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar Muda Mendunia Festival (MMFest) 2023 di Halaman Sportorium UMY. Kegiatan ini mengangkat tema International Culture untuk memberikan ruang kreativitas mahasiswa.
MM Fest ini akan berlangsung selama 3 hari, yaitu di tanggal 3, 4 dan 6 oktober, terbagi dalam kegiatan solo vocal, Business Plan National Competition dan Tiktok MATAF Story (khusus mahasiswa baru). Selain lomba, terdapat pula bazar, dan konser musik yang menghadirkan Rizky Febian di akhir acara.
Advertisement
“MM Fest ini sebagai platform untuk pengembangan diri bagi mahasiswa. Sehingga UMY pun dalam hal ini selalu berperan dalam membimbing, mengawasi, memfasilitasi serta memberikan apresiasi terhadap seni budaya,” kata Bendahara Badan Pembina Harian (BPH) UMY Ikhwan Ahada dalam rilisnya.
BACA JUGA : ICOFEST Jadi Ajang Kewirausahaan untuk Kemandirian Ekonomi
Ia menambahkan ketika budaya menjadi bagian dari pengalaman, maka ada aktivitas apresiasi dan aktualisasi budaya. Sekaligus menjadi bagian tertinggi seseorang untuk menciptakan karakter mahasiswa dikemudian hari. “Karena kita tidak lepas dari sebuah komunitas maka sesungguhnya aspek budaya ini akan menjadi hal penting, ” ujarnya.
Persyarikatan Muhammadiyah melalui UMY telah memberikan koridor sekaligus penghargaan atas terselenggaranya MM Fest. Muhammadiyah sangat menghargai dan menyambut positif terhadap seluruh budaya yang hidup di negara ataupun di komunitas tertentu. Selama budaya itu tidak melanggar syariat agama, tidak menimbulkan kerusakan, baik secara psikis maupun mental, hakikatnya didukung, dibudayakan bahkan di tumbuhkembangkan oleh Muhammadiyah.
“Ini menjadi wujud nyata UMY untuk mewujudkan dan menghantarkan UMY menjadi universitas kelas dunia, mudah-mudahan dengan ini Jogja menjadi semakin maju,” ujarnya.
Wakil Rektor UMY Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan AIK Faris Al-Fadhat menyoroti dua jenis pengalaman yang dapat membentuk individu muda yaitu pendidikan formal dan aktivitas sosial informal. Pengalaman ini ketika digabungkan akan dapat berkontribusi pada perkembangan seseorang dan kemampuannya merespons fenomena sosial dengan efektif.
“Pengalaman mahasiswa di universitas, baik di dalam maupun di luar kelas, memainkan peran penting dalam perkembangan mereka. Khususnya, keterlibatan dalam organisasi dan aktivitas budaya, dapat meningkatkan kematangan mahasiswa untuk mempersiapkan mereka dalam menghadapi tantangan dunia profesional,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- 6.308 WNI Terjerat Scam di Kamboja, Ribuan Dipulangkan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Gratis! Warga Bantul Bisa Jelajah 17 Museum
- Proyek Mobil Listrik Sony-Honda Terancam Gagal
- Comeback BTS Meledak! 18 Juta Tonton Konser di Netflix
- Jadwal Lengkap KRL Solo-Jogja Jumat 27 Maret 2026
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo, Jumat 27 Maret 2026
- Wisata Sleman Ramai, Tapi Hunian Hotel Belum Maksimal
- Dishub Kulonprogo: Jalur Mudik Didominasi Motor dan Mobil Pribadi
Advertisement
Advertisement








