Ojo Urik, Cara Alex Pracaya Perangi Perilaku Korupsi
Alex Pracaya menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ojo Urik untuk mengingatkan publik agar terus memerangi perilaku koriupsi sejak dini.
TPS3R Kupas Panggungharjo, Bantul, beberapa waktu lalu. - Harian Jogja/ist
Harianjogja.com, BANTUL—Lewat pembangunan fasilitas tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) Kupas, Desa Panggungharjo, Bantul kini menjelma jadi desa dengan kemampuan pengolahan dan pemilahan sampah yang baik.
Kepala Desa Panggungharjo Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan pembangunan TPS3R bersama para mitra telah berhasil mengelola sampah dari 2000 rumah tangga di Panggungharjo. Sampah yang dikelola diolah menjadi kompos, pupuk cair dan dipilah menjadi material daura ulang selanjutnya dengan industri daur ulang.
“TPS3R Kupas telah berhasil mengurangi sampah yang dibuang ke TPA Piyungan sebesar 80 persen. Kalau ini bisa dikembangkan oleh TPS3R lain, maka bisa mengurangi beban TPA Piyungan secara signifikan,” ujarnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (13/8/2023).
Tak cuma itu, TPS3R Kupas Panggungharjo juga bisa menciptakan lapangan kerja baru bagi 33 orang. Dalam perkembangannya, TPS3R Kupas bekerja sama dengan pemerintah daerah, masyarakat dan beberapa pihak lainnya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah.
Misalnya dengan Danone-Aqua ada program penguatan kelembagaan, pengembangan pengetahuan tentang persampahan. “Semoga yang telah kami lakukan disini dapat menginspirasi daerah lain untuk membuat hal serupa sehingga bisa bersama-sama mengurangi timbulan sampah di TPA,” papar Wahyudi.
Relation Manager Pabrik Aqua Klaten, Rama Zakaria, menuturkan Panggungharjo menjadi mitra yang berperan aktif dalam pengelolaan sampah. Selain TPS3R Kupas di Panggungharjo, kerja sama serupa diterapkan di TPS3R GIAAAAT Minomartani, Sleman.
Sementara di Desa Tembi, Bantul ada Collection Center Sentral Busa yang mampu mengumpulkan 40 ton botol PET/bulan yang mendapatkan pendampingan yang sama dari Aqua. “Diharapkan seluruh inisiatif yang kami lakukan dapat menjadi inspirasi untuk dikembangkan di tempat lainnya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Alex Pracaya menggelar pameran tunggal perdananya bertajuk Ojo Urik untuk mengingatkan publik agar terus memerangi perilaku koriupsi sejak dini.
Pemkot Jogja larang plastik saat Iduladha 2026. Warga diminta pakai besek dan wadah ramah lingkungan untuk kurangi sampah.
Muhammadiyah tegaskan kurban sebagai perekat sosial di Idul Adha 2026. Sebanyak 20 sapi didistribusikan untuk masyarakat membutuhkan.
Program penghapusan denda PBB Sleman hasilkan Rp4,4 miliar, bantu warga dan dongkrak PAD 2026.
Makna Idul Adha 2026 ditegaskan PBNU: kurban bukan sekadar ritual, tapi wujud ketaatan, kepedulian sosial, dan kesiapan menerima kritik.
Skuad Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan, dipimpin Christian Pulisic dan Mauricio Pochettino.