Kinerja BPR/BPRS Tumbuh di 2026, Aset Tembus Rp236 Triliun
OJK mencatat industri BPR/BPRS tetap tumbuh hingga Maret 2026 dengan aset Rp236,69 triliun dan permodalan kuat.
Pembangunan IKN Nusantara/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Keuangan (Kemenkeu) optimistis pembangunan infrastruktur di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara telah berada di jalur yang benar. Hal tersebut disampaikan Direktur Harmonisasi Peraturan Penganggaran Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu Didik Kusnaini usai melihat langsung pembangunan IKN.
“Kami optimistis bahwa pembangunan infrastruktur, pembangunan fisik itu sudah menunjukkan progres yang cukup berarti sehingga kami sangat optimistis jika pembangunan IKN terutama infrastruktur sudah di track yang benar,” kata Didik melalui siaran pers, dikutip Sabtu (22/7/2023).
BACA JUGA : Progres Pembangunan 15%, Agustus 2024 Optimistis
Kunjungan rombongan Kemenkeu ke IKN bertujuan untuk mengetahui realisasi dari regulasi, penganggaran, dan fasilitas yang telah disusun bersama kementerian terkait, termasuk Kemenkeu. Ua berharap melalui kerja sama dan sinergi antar kementerian/lembaga, pemerintah mampu menyelesaikan pembangunan IKN tepat waktu.
Kepala Biro Hukum Kemenkeu Tio Serapina Siahaan menyebut, IKN menjadi momentum Indonesia untuk bergerak menjadi negara yang luar biasa.
Sekretaris Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Dini Kusumawati menambahkan, pihaknya optimistis pembangunan IKN dapat diselesaikan tepat waktu. Dia juga berharap IKN dapat menjadi kota cerdas yang tak hanya layak huni, tetapi juga dicintai.
“Saya berharap ke depannya pembangunan IKN dapat segera selesai dan akan menjadi sebuah kota cerdas yang tak hanya layak huni, tetapi juga dicintai,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Kemenkeu melihat sejumlah lokasi pembangunan di kawasan IKN, seperti pembangunan Jalan Sumbu Kebangsaan, hunian pekerja konstruksi, dan Bendungan Sepaku Semoi. Kunjungan diakhiri dengan berkunjung ke Kantor Perwakilan Otorita IKN di Balikpapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK mencatat industri BPR/BPRS tetap tumbuh hingga Maret 2026 dengan aset Rp236,69 triliun dan permodalan kuat.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.